Gerakan Massal Pemasangan Rumah Burung Hantu (Germas Rubuha) dan Pengendalian Hama Tikus

Dalam rangka meningkatkan produktivitas pertanian dan menjaga ketahanan pangan, masyarakat Desa Negla Sari dan Subik, Kecamatan Abung Tengah, melaksanakan Gerakan Massal Pemasangan Rumah Burung Hantu (Germas Rubuha) sebagai upaya pengendalian hama tikus.
Tikus sawah merupakan salah satu hama utama yang kerap merugikan petani karena serangan yang masif dapat menyebabkan penurunan hasil panen secara signifikan. Untuk itu, diperlukan langkah pengendalian yang efektif, ramah lingkungan, dan berkelanjutan. Salah satu solusi yang terbukti ampuh adalah memanfaatkan burung hantu (Tyto alba) sebagai predator alami tikus.
Melalui Germas & Rubuha, para petani bersama pemerintah desa, penyuluh pertanian, Petugas POPT, serta kelompok tani bekerja sama membangun dan memasang rumah burung hantu di area persawahan. Kehadiran burung hantu diharapkan mampu menekan populasi tikus tanpa perlu menggunakan racun kimia yang berpotensi merusak ekosistem.
Berikut Ini Merupakan Dokumentasi Pelaksanaan Kegiatan Kami :
https://www.instagram.com/reel/C9kG9UISSun/?igsh=OWd6OTlwcTdiaWo4
Terima Kasih. Salam Hangat dari AW :D
