Loading...

GERAKAN PENGENDALIAN MASSAL (GERMAS) OPT TIKUS PADA TANAMAN JAGUNG DI POKTAN KARYA KELURAHAN TOMULABUTAO KEC. DUNGINGI KOT

GERAKAN PENGENDALIAN MASSAL (GERMAS) OPT TIKUS PADA TANAMAN  JAGUNG DI POKTAN KARYA KELURAHAN TOMULABUTAO KEC. DUNGINGI KOT
Pembangunan Pertanian sebagai pilar ekonomi diera otonomi daerah semakin relevan, mengingat sumberdaya ekonomi yang dimiliki setiap daerah cukup beragam, seperti sumberdaya alam, sumberdaya manusia dibidang agribisnis, teknologi dan lain-lain. Dan sampai saat ini sector pertanaian masih merupakan penyumbang terbesar dalam perekonomian hampir disetiap daerah. Perlindungan tanaman merupakan bagian yang tidak terpisahkan dari system dan usaha . Resiko ini merupakan konsekuensi dari setiap perubahan ekosistem sebagai akibat dari budidaya tanaman yang dilakukan, sedangkan ketidaktentuan iklim merupakan suatu hal yang harus diterima sebagai fenomena alam. Dalam rangka mendukung program Agropolitan jagung di Kota Gorontalo, Dinas Kelautan Perikanan Pertanian Dan Ketahanan Pangan Kota Gorontalo telah memberikan bantuan benih jagung di beberapa Kelompok Tani melalui Program Spesifik Grand. (SG) Dalam perkembangannya, tanaman jagung ini telah diserang oleh hama tikus khususnya yang ada di Kelurahan Tomulabutao Kecamatan Dungingi. Hama tikus tersebut menyerang tanaman muda maupun yang sudah tua. Hal ini berdasarkan laporan dari kelompok tani Karya yang diketuai oleh Abdul Mutalib Hala pada hari rabu tanggal 24 Februari 2011. Dengan luas serangan 5 Ha dengan katagori sedang. Untuk menindaklanjuti adanya laporan serangan hama tikus tersebut, pada besoknya hari Kamis tanggal 25 Februari 2011 Badan Pelaksana Penyuluhan Pertanian Perikanan dan Kehutanan (BP4K) Kota Gorontalo, Dinas Kelautan Perikanan Pertanian Dan Ketahanan Pangan (DKPP&KP) Kota Gorontalo bekerja sama dengan Balai Perlindungan Tanaman Pangan Dan Hortikultura (BPTPH) Provinsi Gorontalo melakukan pembinaan serta bimbingan pengendalian terhadap kelompok tani tentang bagaimana cara mengendalikan hama tikus. Dalam sambutannya Kepala DKPP&KP melalui Kepala Bidang Pertanian dan Ketahanan Pangan Ir. Asna Kasim, mengharapkan kepada petani kiranya tanaman jagung tersebut dapat dipanen tua agar dapat diketahui berapa produksi serta produktivitas. Karena selama ini petani jagung yang yang ada di Kota Gorontalo memanen tanaman jagungnya pada umur muda. Menurut petani bahwa panen muda lebih menguntungkan daripada panen tua. Dan dari BP4K dalam sambutannya yang diwakili Kepala Bidang Kelembagaan Ir. Yurita Walangadi mengharapkan agar bimbingan pengendalian ini dapat diikuti dengan sebaik-baiknya supaya apabila terjadi lagi serangan kita sudah bisa melakukan pengendalian tanpa harus didampingi oleh petugas. Sedangkan dari BPTPH Provinsi Gorontalo yang diwakili Koordinator PHP-POPT Kota Gorontalo Hamdy Payuyu menyampaikan tentang bagaimana cara pengendalian hama tikus. Dalam pengendalian hama tikus yang perlu diperhatikan adalah lubang/liang tikus, sebab tikus lebih suka membuat lubang sebagai tempat tinggal dan berkembang biak. Untuk mengetahui keberadaan tikus yang ada dalam lubang adalah pada mulut lubang terdapat sisa sisa makanan serta tanah pada mulut lubang tersebut kebasah-basahan. Ada 2 (dua ) cara pengendalian yang dilakukan pada kelompok tersebut yakni dengan cara pengumpanan menggunakan Rodentisida Petrokum serta Pengemposan dengan menggunakan Alpostran Tiran dimana alpostran tiran tersebut dibakar kemudian dimasukkan ke mulut lubang asap hasil pembakaran akan masuk kedalam lubang sehingga tikus yang bersembunyi dalam lubang akan mati. Untuk pengendalian tikus dengan menggunakan umpan, tangan harus dialas dalam mengambil/meletakkan umpan pada wadah agar hawa tangan tidak tercium oleh tikus sebab tikus merupakan hama yang jera terhadap umpan. (AA)