Loading...

GETAH PEPAYA SEBAGAI OBAT CACING KAMBING/DOMBA

GETAH PEPAYA SEBAGAI OBAT CACING KAMBING/DOMBA
Alasan dipilihnya getah pepaya sebagai obat cacing pada ternak kambing/domba adalah harganya murah, mudah didapat, mudah cara pemrosesan, mudah cara pemberiannya dan memanfaatkan sumberdaya alam (SDA) yang tidak mempunyai efek samping. Kambing/domba merupakan ternak yang mudah dibudidayakan, karena memiliki sifat toleransi yang tinggi terhadap bermacam-macam pakan hijauan serta mempunyai daya adaptasi yang baik terhadap berbagai lingkungan. Pengembangan kambing/domba harus mempunyai prospek yang baik karena disamping untuk memenuhi kebutuhan daging di dalam negeri, kambing/domba juga mempunyai peluang sebagai komoditas ekspor. Adapun penyakit yang paling banyak dijumpai pada ternak kambing/domba yaitu penyakit karena infeksi cacing nematoda. Kerugian ekonomi karena infeksi cacing pada ternak kambing/domba adalah karena bisa menimbulkan kematian, menghambat pertumbuhan, menghambat pertambahan berat badan dan menimbulkan gangguan reproduksi. Pengendalian penyakit yang disebabkan oleh infeksi parasit cacing saluran pencernaan dapat dilakukan dengan pemberian obat cacing. Dalam hal ini, pengendalian dapat pula dilakukan dengan cara memperbaiki manajemen pemeliharaan. Cara pengendalian yang terbaik dan berhasil guna adalah kombinasi kedua cara pengendalian tersebut. Sebagai salah satu upaya, getah pepaya bisa digunakan sebagai bahan obat cacing ternak kambing/domba yang mempunyai nilai ekonomis, efektif dan dapat menekan jumlah telur cacing pada ternak kambing/domba, sehingga dapat menjaga kesehatan ternak dari serangan cacing. Beberapa alasan dipilihnya getah pepaya sebagai obat cacing pada ternak kambing/domba adalah harganya murah, mudah didapat, mudah cara pemrosesan, mudah cara pemberiannya dan memanfaatkan sumberdaya alam (SDA) yang tidak mempunyai efek samping. Bahkan secara keseluruhan bagian-bagian pohon pepaya baik, batang, daun, bunga, buah dan bagian lainnya bermanfaat bagi manusia. Untuk mendapat getah pepaya, dapat diperoleh dari hampir seluruh bagian-bagian pohon pepaya. Namun yang paling banyak dan paling baik mutunya dari buah pepaya yang masih muda. Sedangkan untuk mendapat getah pepaya yang baik yaitu getah pepaya disadap dari buah pepaya muda yang masih tergantung di pohon. Proses pembuatan getah pepaya sebagai obat cacing ternak kambing/domba, sebagai berikut : 1) Penyadapan dilakukan pada pagi hari antara pukul.06.00 - 08.00; 2) Buah pepaya dituris dengan pisau secara membujur sedalam 1 - 5 mm dengan jarak antar turisan 1- 2 cm; 3) Penyadapan dapat diulang setiap 4 hari pada buah yang sama; 4) Dari 100 ml getah pepaya ditambah 2 tetes larutan natrium busulfit 30 % untuk mencegah terjadinya oksidasi; 5) Getah pepaya kemudian dikeringkan dalam oven bertemperatur 30 - 60°C; 6) Getah pepaya yang telah kering dihaluskan hingga menjadi serbuk, selanjutnya siap diberikan atau dapat digunakan sebagai obat cacing pada ternak kambing/domba. Dalam pembinaan peternak kambing/domba, pemberian obat cacing pada ternak kambing/domba perlu mempertimbangkan beberapa hal, antara lain : banyaknya populasi cacing dalam saluran pencernaan yang dapat diperkirakan dari jumlah telur dalam tinja, daya tahan ternak terhadap parasit, dan jenis parasit yang menginfeksi ternak. Obat cacing idealnya mempunyai daya bunuh yang besar terhadap parasit tetapi tidak membahayakan ternak yang dioabati, dan obat cacing tersebut hendaknya mudah didapat serta praktis dalam pemberiannya serta ekonomis (murah). Berdasarkan penelitian Balai Penelitian Tenak (Balitnak) Bogor diperoleh hasil bahwa pemberian getah pepaya 0,3 gram/kg berat badan (BB) kambing/domba dapat menekan jumlah telur cacing tiap gram tinja hingga 55,4 %, sedangkan pemberian getah pepaya 1,2 gram/kg BB kambing/domba dapat menekan jumlah telur cacing tiap gram tinja hingga 87,9 %. Getah pepaya sebagai obat cacing ternak kambing/domba yaitu getah pepaya yang telah dikeringkan dan dihaluskan dapat diberikan setiap minggu sebanyak 3 kali pemberian. Serbuk getah pepaya kering dicampur dengan air, perbadingan 1 : 5 hingga terbentuk suspensi. Suspensi getah pepaya diberikan lewat mulut dengan selang plastik langsung kedalam rumen kambing/domba. Jumlah suspensi getah pepaya yang diberikan tergantung kepada berat badan (BB) kambing/domba yang diobati. Penulis : Sri Hartati (Pusat Penyuluhan Pertanian) Sumber : 1) Buku/Brosur "Teknologi Terapan Pengembangan Peternakan", Direktorat Jenderal Peternakan Tahun 2005; 2) agriculturproduct.blogspot.com (24/2' 2013)