Loading...

GUBERNUR JAWA BARAT MENYERAHKAN SECARA RESMI KENDARAAN DINAS RODA DUA KEPADA PPL PROVINSI JAWA BARAT

GUBERNUR JAWA BARAT MENYERAHKAN SECARA RESMI KENDARAAN DINAS RODA DUA KEPADA PPL PROVINSI JAWA BARAT
Dalam rangka mendukung dan mengoptimalkan kinerja para penyuluh pertanian di lapangan, maka pada tanggal 23 April 2012 dilaksanakan penyerahan kendaraan dinas roda dua (motor dinas) bagi penyuluh pertanian lapangan di Dinas Pertanian Tanaman Pangan Provinsi Jawa Barat. Acara penyerahan motor dinas, secara simbolis diberikan oleh Gubernur Jawa Barat, H. Ahmad Heryawan yang dilaksanakan di Aula Raden Soejoed Dinas Pertanian Tanaman Pangan Provinsi Jawa Barat. Acara ini dihadiri pula oleh beberapa tamu undangan, antara lain: Anggota Komisi IV DPR RI, Kepala Pusat Penyuluhan Pertanian, Asisten Ekonomi Pembangunan Prov. Jabar, Kepala Dinas dari beberapa OPD Prov. Jabar, Kepala Biro Prov. Jabar, para penyuluh pertanian Jawa Barat serta para tamu undangan lainnya. Acara Penyerahan motor dinas ini diawali oleh sambutan dari Kepala Dinas Pertanian Tanaman Pangan Prov. Jawa Barat, Dr. Ir. H. Endang Suhendar, MS. Dalam sambutannya Kepala Dinas Pertanian menyampaikan bahwa guna mendukung program P2BN, maka pembagian motor dinas sebanyak 250 motor ini diharapkan dapat dimanfaatkan sebaik-baiknya terutama oleh para penyuluh lapangan. Selain itu Kepala Dinas pun menyampaikan bahwa penerimaan 1.000 orang penyuluh di Jawa Barat guna mendukung program P2BN, merupakan suatu terobosan yang dilakukan provinsi Jawa Barat, dimana hal ini merupakan yang pertama yang dilakukan di Indonesia. Sementara itu Gubernur Jawa Barat menyampaikan dalam sambutannya bahwa tujuan diberikannya motor dinas ini oleh Pemerintah adalah untuk semakin meningkatkan kinerja PPL di lapangan dan diharapkan dengan diberikannya motor dinas tersebut dapat pula diiringi dengan semakin meningkatnya produktivitas pertanian kita. Disampaikan pula oleh Gubernur mengenai peningkatan produksi padi Jawa Barat pada tahun 2011, dimana Jawa Barat merupakan daerah dengan hasil panen tertinggi di Indonesia yaitu sebesar 11,6 juta ton atau setara dengan 19 % beras nasional. Dalam kesempatan yang sama Kepala Pusat Penyuluhan Pertanian, Dr. Ir. Momon Rusmono, MS menyampaikan bahwa Kementerian Pertanian telah memberikan tantangan agar mampu meningkatkan produksi beras sebesar 3,12 % dibandingkan tahun 2011, guna mewujudkan surplus beras 10 juta ton dan ini merupakan salah satu bagian dari tugas dari penyuluh untuk dapat mewujudkannya. Disampaikan pula mengenai dukungan penyuluh dalam rangka mendukung Program Peningkatan Beras Nasional (P2BN) antara lain melalui 2 program yang dicanangkan kementerian pertanian yaitu: (1) Penyuluh wajib mengawal dan mendampingi petani di lokasi SL-PTT Padi. (2) Penyuluh harus mengembangkan program pemberdayaan petani pada lokasi swadaya murni petani melalui demfarm padi. Penyerahan motor dinas oleh Pemerintah diberikan bagi para penyuluh dari 22 kabupaten/kota di Jawa Barat yang diantaranya adalah Kabupaten Bekasi, Bogor, Subang, Sukabumi, Cirebon, Ciamis, Majalengka, Bandung, Kuningan, Karawang, Bandung Barat, Purwakarta, Cianjur, Indramayu, Garut, Tasikmalaya, Sumedang, Kota Sukabumi, Kota Banjar, Kota Cirebon, Kota Bogor dan Kota Tasikmalaya. (Penulis: Admin Jabar)