Loading...

GUBERNUR NTT SERAHKAN TRACTOR UNTUK POKTAN DI KAB. FLORES TIMUR

GUBERNUR NTT SERAHKAN TRACTOR UNTUK POKTAN DI KAB. FLORES TIMUR
Drs. Frans Lebu Raya Gubernut Nusa Tenggara Timur dalam menjalankan roda pemerintahan menetapkan program " ANGGUR MERAH " (ANGGARAN UNTUK RAKYAT MENUJU SEJAHTERA). Strategi yang ditetapkan untuk mewujudkan program tersebut adalah 1. Berkelanjutan; 2. Peningkatan; 3. Percepatan; dan 4. Pemberdayaan Masyarakat. untuk mewujudkan strategi-strategi dimaksud ditetapkan tujuan yang ingin dicapai adalah 1. Meningkatkan berbagai program pembangunan yg telah dicanangkan dan dilaksanakan sebelumnya; 2. Melakukan perubahan terhadap kondisi saat ini yg masih kurang menuju kondisi yg lebih baik; 3. Mempercepat proses pembangunan dan hasil-hasilnya; 4. Membangun kapasitas Masyarakat dalam melaksanakan dan mengawasi Pembangunan. Dalam pelaksanaan program ini keterlibatkan penyuluh pertanian, perikanan dan kehutanan memegang peranan penting untuk mewujudkan 4 tekat Provinsi NTT yaitu 1. menjadikan NTT sebagai lumbung jagung melalui programa jagungisasi (provinsi jagung); 2. Lumbung ternak (provinsi ternak); 3. Provinsi Koperasi; dan 4. provinsi cendana. Dalam implementasi ke empat tekat ini maka berbagai program dan kegiatan telah diambil masing-masing SKPD terkait agar Program ANGGUR MERAH ini benar-benar terwujud dan sampai pada petani-nelayan. Khusus untuk mewujudkan program JAGUNGISASI gubernur memberikan bantuan alat pengolah tanah (tractor dan hand tractor) untuk semua Kabupaten termasuk kabupaten Flores Timur yang dialokasikan 1 tractor roda 4 dan 4 unit hand tractor. Pengadaan Tractor dan Hand Tractor ini difasilitasi oleh Badan Ketahanan Pangan dan Penyuluhan Provinsi NTT. Dan hadir pada saat penyerahan Kepala BKPP Provinsi NTT Ir. Nicolaus Nuhan dan Kabid Ketenagaan BKPP NTT Ir. Welli R., M. Si. Home base Alat pengolah tanah ini berada pada BPK (Balai Penyuluhan Kecamatan) untuk memudahkan pengontrolan dan perawatan. system penggunaannya diatur langsung oleh Kepala BPK bersama para kelompok tani. Diharapkan dengan adanya alat pengolah tanah ini, program NTT menjadi lumbung jagung dapat tercapai. Dalam rangkaian penyerahan alat pengolah tanah yang diterima langsung oleh Bupati Flores Timur pada tanggal 19 Mei 2011 itu, Gubernur mengatakan bahwa Program Penyuluhan di Provinsi NTT adalah 1. Penataan dan penguatan kelembagaan penyuluhan pertanian, perikanan dan kehutanan; 2. Pemantapan ketenagaan penyuluh pertanian, perikanan dan kehutanan; 3. Peningkatan mutu penyelenggaraan penyuluhan pertanian, perikanan dan kehutanan; 4. Pengembangan sumber daya informasi, komunikasi, desiminasi dan penjaringan umpan balik iptek; 5. Penataan dan pengembangan jaringan kerja dan kemitraan penyuluhan pertanian, perikanan dan kehutanan; 6. Pengembangan penyuluhan dalam pemberdayaan potensi sumber daya pertanian, perikanan dan kehutanan. Dalam tanggapan akhir, Gubernur berkata untuk mencapai tujuan yang diinginkan kendaknya penyelenggaraan penyuluhan dilakukan secara Partisipatif, Demokratif, Inovatif, Efektif dan efesien serta koordinatif. (F. W. Simboh, S.Pi. Admin Flores Timur).