Ulat daun (prodenia litura) Gejala tanaman jagung yang diserang hama ulat daun adalah sebagai berikut: Umur tanaman yang diserang ulat daun sekitar 1 satu bulan Ulat dau menyerang bagian pucuk daun. Daun tanaman bila sudah besar menjadi rusak. Lalat bibit Disebabkan oleh lalat bibit (Atherigona exigua) Gejala yang dialami tanaman jagung adalah ada bekas gigitan pada daun, pucuk daun layu, dan akhirnya tanaman jagung mati. 3. Ulat agrotis Gejala yang dialami pada bagian batang yang masih muda yaitu putus akhirnya tanaman jagung mati. Agrotis sp. Melakukan penyerangan pada malam dan siang hari. Ada 3 macam ulat grayak/agrotis ini, yaitu: Agrotis segetum, yang berwarna hitam, sering ditemukan didaerah dataran tinggi. Agrotis ipsilon, berwarna hitam kecoklatan, di temukan di daerah dataran tinggi dan rendah Agrotis interjection, berwarna hitam, banyak terdapat di pulau jawa Penggerek daun dan penggerek batang Gejala tanaman menjadi layu. Bagian tanaman jagung yang diserang oleh ulat sesamia inferens dan pyrasauta nubilasis adalah ruas batang sebelah bawah dan titik tumbuh tunas daun tanaman jagung. Penanggulangan dengan menggunakan insektisida Azodrin 15 WSC dengan dosis 30 liter dalam 10 liter air. Ulat tongkol (Heliothis armigera) Gejalanya dapat dilihat dengan adanya bekas gigitan pada biji dan adanya terowongan dalam tongkol jagung. Ulat tongkol menyerang/masuk dalam tanaman jagung melalui tongkol, baru memakan biji jagung. Pengendalian dengan penyemprotan menggunakan Furadan 3G atau dengan membuat lubang dekat tanaman, diberi insektisida dan ditutup lagi. Dosis yang digunakan 10 gram tiap meter persegi. Sebaiknya dilakukan pada saat tanaman jagung masih berbunga, jangan menjelang panen, sebab dapat membahayakan kita yang ikut mengkonsumsi jagung karena residu dari insektisida tersebut. PENYAKIT PADA TANAMAN JAGUNG Hawar daun atau karat daun Penyakit hawar daun dibedakan menjadi 3 macam, yaitu: 1. Hawar daun turcicum Gejala penyakit ini berupa adanya bercak kecil berbentuk jorong, berwarna hijau kelabu. Lama kelamaan bercak menjadi besar dan berwarna coklat. Bentuk seperti kumparan, bila parah daun seperti terbakar. Penyebab penyakit ini adalah Helminthos porrirum turcicum.Hawar daun maydis Gejala yang dialami berupa bercak coklat abu-abu pada seluruh permukaan daun. Bila parah dapat sampai ke jaringan tulang daun yang akhirnya jaringan dapat mati. 2. Hawar daun corbonum Pengendalian dengan fungisida atau dengan thiram dan karboxin, serta dengan pengasapan atau perawatan suhu panas selama 17 menit dengan suhu 55 derajat celcius. Penyebabnya adalah cendawan Dreschslera zeicola yang tumbuh di daerah yang dingin, bersuhu rendah, lembab dan di daerah dataran tinggi. Gejala berupa bercak coklat muda kekuningan bersudut-sudut memanjang yang dapat menyatu dan mematikan daun. 3. Bulai Penyakit bulai pada daun jagung disebabkan oleh cendawan atau jamur sclerospora maydis Gejala berupa daun tanaman jagung berwarna kuning keputih-putihan bergaris, sejajar dengan urat daun dan tampak kaku. Pencegahan dengan pemberian Ridomil 35 SD pada benih agar tidak tumbuh jamur pada biji jagung. Disusun Oleh; Yayan Juliana, Admin SMIPP BPP Kecamatan Rancah Kabupaten Ciamis