Loading...

Hama Dan Penyakit Tanaman Kakao

Hama Dan Penyakit Tanaman Kakao
HAMA DAN PENYAKIT TANAMAN KAKAO HAMA Penggerek cabang (Zeuzera coffeae) Bagian yang diserang adalah cabang berdiameter 3-5 cm Gejala : cabang mati atau mudah patah. Pengendalian : membuang cabang yang terserang, kemudian dengan predator alami: jamur Beauveria bassiana Kepik penghisap buah kakao (Helopeltis sp.) Bagian yang diserang buah dan daun muda, kuncup bunga. Gejala : bercak kakao kehitaman berbentuk cekung berukuran 3-4 mm. Pengendalian : membuang bagian yang terserang predator : belalang sembah, kepik. Selain itu gunakan insektisida Baytroid 50EC, Lannate 25 WP, Sumithion 50 EC, Leboycid 50 EC, Orthene 75 SP. Penggerek buah kakao (Conopomorpha cramerella atau Cocoa Mot.) Bagian yang diserang adalah buah kakao. Gejala : daging buah busuk. Pengendalian : membuang dan mengubur buah sisa panen dengan serempak, menutupi buah dengan kantung plastik dengan lubang di bagian bawah. Kutu putih (Plan ococcus citri.) Bagian yang diserang adalah tunas, bunga, calon buah. Gejala : timbul tunas tumbuh tidak normal (bengkok). Selain itu terlihat pertumbuhan bunga dan calon buah tidak normal. Pengendalian : gunakan insektisida berbahan aktif monokrotofas, fosfamidon, karbaril. Ulat kantong (Clania sp., Mahasena sp.) Bagian yang diserang adalah daun dan tunas. Gejala : tanaman gundul dan kematian pucuk. Pengendalian :dengan parasit Exoresta uadrimaculata, Tricholyga psychidarum. Selain itu gunakan insektisida racun perut, Dipterex dan Thuricide. Kutu jengkal (Hyposidra talaca.) Bagian yang diserang adalah daun (muda dan tua) Gejala : habisnya helaan daun, tinggal tulang daun saja Pengendalian : gunakan insektisida Ambush 2 EC, Sherpa 5 EC (0,15-0,29%). Penyakit Busuk buah hitam Penyebab : Phytopthora palmivora. Bagian yang diserang adalah buah. Gejala : Bercak kakao di titik pertemuan tangkai buah dan buah atau ujung buah Gejala pada serangan berat adalah buah diliputi miselium abu-abu keputihan Pengendalian : dengan cara buah yang sakit diambil, kurangi kelembaban kebun dengan cara pemangkasan, Selain itu gunakan insektisida dengan bahan aktif Cu Cupravit 0,3% atau Cobox 0,3% atau insektisida bahan aktif Mankozeb: Dithane M-45 dan Manzate 200 0,3% dengan interval 2 minggu. Kanker Batang Penyebab : Phytopthora pal-mivora. Bagian yang diserang adalah batang Gejala : bercak basah berwarna tua pada kulit batang atau cabang, keluarnya cairan dari batang atau cabang yang akan mengering dan mengeras. Pengendalian : buah yang sakit diambil. kurangi kelembaban kebun dengan cara pemangkasan. Selain itu gunakan fungisida dengan bahan aktif Cu : Cupravit 0,3% atau Cobox 0.3%. atau fungisida bahan aktif Mankozeb: Dithane M45 dan Manzate 200 0,3% dengan interval 2 minggu, keroklah bagian yang sakit dan mengolesinva dengan ter/fungisida. Busuk buah diplodia Penyebab : Botrydiplodia theobramae (jamur). Bagian yang diserang buah. Gejala :bercak kekakaoan pada buah, lalu buah menghitam menyeluruh. Pengendalian : cegah timbulnya luka, buah yang sakit dibuang Kemudian gunakan fungisida dengan bahan aktif Cu: Vitigran Blue, Trimiltox Forte, Cupravit OB pada konsentrasi 0,3%. Vascular Steak Dicback (VSD) Penyebab : Oncobasidium theobromae (jamur). Bagian yang diserang adalah daun, ranting/cabang. Gejala : bintik-bintik kecil hijau pada daun terinfeksi dan terbentuk tiga bintik kekakaoan, kulit ranting/cabang kasar, pucuk mati (dieback). Pengendalian : gunakan bibit bebas VSD, perhatikan anitasi tanaman, kurangi kelembaban, kelembaban, tingkatkan intensitas cahaya matahari dan perbaiki drainase dan pemupukan Bercak daun, mati ranting dan busuk buah Penyebab : Colletorichum sp. (jamur). Bagian yang diserang adalah daun, ranting, buah. Gejala : bercak nekrotik pada daun, daun gugur, pucuk mati, buah muda keriput kering (busuk kering). Pengendalian : peningkatan sanitasi, memotong ranting dan buah yang terserang, pemupukan berimbang dan perbaikan drainase. Kemudian gunakan fungisida sistemik Karbendazim 0,5% dengan interval 10 hari. Busuk buah monilia Penyebab : Monilia roreri (jamur) Bagian yang diserang buah muda. Gejala : benjolan dan warna belang pada buah berukuran 8-10 cm, penumpukan lendir di dalam rongga buah, dinding buah mengeras. Pengendalian : menurunkan kelembaban udara dan tanah. membuang buah rusak. Kemudian gunakan fungisida dengan bahan aktif Cu: Cobox 0,3%. Cupravit O,3 % selama 3-4 minggu. Penyakit Akar Penyebab : Rosellinia arcuata R bumnodes, Rigidoporus liginosus, Ganoderma pseudoerrum. Fomes lamaoensis (jamur). Bagian yang diserang adalah akar. Gejala : Daun menguning dan layu, pada leher akar/pangkal terdapat miselium Pengendalian : pembuatan parit isolasi di sekitar tanaman terserang, pemusnahan tanaman sakit. Kemudian oleskan fungisida pada permukaan akar yang lapisan miseliumnya telah dibuang. Fungisida dengan bahan aktif PNCB: Fomac 2, Ingro Pasta, Shell Collar Protectant, Calixin Cp. Penyusun : BPP Simangumban Dinas Pertanian Tapanuli Utara