Hama Tanaman Vanili Hama yang sering menggangu tanaman Vanili adalah bekicot dan ulat, namun hama ini tidak terlalu besar pengaruhnya terhadap pertumbuhan tanaman. Hama bekicot dan ulat ini merusak batang, daun dan bunga. Penyakit Tanaman Vanili Penyakit Busuk Batang Penyakit busuk pangkal batang ini merupakan penyakit utama yang sering menyerang tanaman vanili, penyebabnya dalah jamur Fusarium oxyporum f sp. Vanilae yang penyebarannya cukup luas dan dapat menyebabkan kehilangan hasil yang cukup besar (Tombe et al. 1995). Pencegahannya : Benih/ setek vanili yang dipakai bebas dari patogen busuk batang. Selama melakukan kegiatan di kebun diusahakan tanaman vanili tidak terluka dan guludak tidak terinjak. Menghindari penggunan pupuk kandang dari kotoran ayam. Pembuatan saluran draenase agar lahan tidak tergenang. Melakukan pengolesan fungisida pada pangkal batang sebelum musim penghujan. Melakukan penyemprotan fungisida pada saat selesai penyiangan, pemupukan, pemangkasan dan panen. Fungisida yang dapat digunakan anataralain berbahan akktif Benomil 1gr/l, Metil Tiofanant 2 gr/l, Mancozeb 2-3 gr/l dan Carbendazim + Mancoazeb 2-3 gr/l (Tombe al. 1995) Melakukan pemusnahan sejak dini bagian-bagian tanaman yang terkena gejala serangan penyakit. Penggunaan fungisida nabati dari bahan cengkeh, senyawa eugenol yang merupakan senyawa dalam minyak cengkeh ternyata toksik terhadap beberapa jamur patogen tanah (Tombe et al. 1992; Manohara et al. 1993; Asmen et al. 1995). Penyakit Busuk Sclerotium (PBS) Penyakit ini umumnya menyerang pada musim hujan karena kelembaban tinggi. Gejala serangan pada pangkal batang vanili busuk berwarna coklat muda, dan bagian sekitar tanah terlihat miselia berwarna putih. Umumnya serangan terbatas pada akar dan pangkal batang sampai ketinggian 5 cm dari permukaan tanah. Pengendalian penyakit PBS dilakukan secara preventif dengan cara menggunakan benih yang sehat berasal dari kebun yang bebas penyakit. Pemupukan dilakukan secara teratur dan sesuai disis anjuran agar tanaman sehat, pemangkasan cabang-cabang pohon penegak untuk mengurangi kelembaban. Menggunakan pestisida nabati Trichoderma spp, yang dibiakkan pada media menir beras + tanah, lalu ditaburkan pada permukaan tanah untuk persemaian vanili mampu menekan serangan pathogen PBS di persemaian sampai 54 % (Kasim dan Prayitno,(1993). Penyakit Busuk Pucuk dan Buah Patogen penyakit ini adalah Phytophthora parasitica yang menyerang buah, pucuk, daun dan batang vanili yang masih muda. Penyakit ini sering terjadi pada daerah pertanaman yang curah hujannya cukup tinggi, gejala serangan dijumpai pada bagian pucuk dan buah. Pengendalian dapat dilakukan dengan cara memangkas cabang pohon panjat untuk mengurangi kelembaban kebun dan memusnahkan bagian tanaman yg terserang penyakit. Penyakit Antraknose Penyebab penyakit ini adalah jamur Colleotrichum gleosporiodes, jamur ini menyebabkan gejala bercak pada batang dan daun yang telah tua. Gejala bercak terjadi mulai dari tepi daun atau bagian tengah (Tombe 1993). Pencegahan timbulnya penyakit ini dilakukan dengan cara mengurangi percabangan pohon panjat untuk mengurangi kelembaban lingkungan disekitarnya Oleh : Edwin Herdiansyah SP & Gohan O. Manurung, SP Sumber : Budidaya Vanili, Sirkuler Informasi Teknologi Tanaman Rempah dan Obat (Balittro)