Loading...

HAMA PENYAKIT TANAMAN JAMBU BIJI

HAMA PENYAKIT TANAMAN JAMBU BIJI
Pengendalian hama dan penyakit dalam budidaya jambu biji perlu dilakukan untuk mengurangi kehilangan hasil akibat serangan hama dan penyakit, baik itu kualitas maupun kuantitas dari buah jambu biji yang dibudidayakan. Pengertian hama dan penyakit: Pengertian hama Hama adalah semua jenis binatang yang merusak dan merugikan tanman budidaya. Pengertian penyakit Penyakit adalah keadaan dimana tanaman terganggu atau bisa juga terhambat pertumbuhannya yang disebabkan ole pathogen (penyebab penyakit) sehingga dapat mengurangi kualitas maupun kuantitas. Tujuan pengendalian hama dan penyakit jambu biji: Memantapkan produktifitas yang tinggi dan meminimalkan kehilangan hasil jambu biji. Melindungi kesehatan konsumen dari hama dan penyakit. Meningkatkan efisiensi factor produksi dari tanaman jambu biji . Meningkatkan kesejahteraan petani. Mencegah kehilangan hasil akibat serangan hama dan penyakit. Jenis-jenis hama yangmenyerang tanaman jambu biji serta cara pengendaliaannya: Lalat Buah Hama ini bila menyerang gejala yang terlihat akibat serangan biasanya ditemukannya daging buah yang busuk. · Cara Pengendalian Untuk pengendalian terhadap serangan ham ini dapat dilakukan dengan menggunakan perangkap petrogenol dan melakukan pembungkusan buah. Semut Dan Kutu Daun ( Ceroputo ) Hama ini bila menyerang gejala yang terlihat akibat serangan timbulnya jamur hitam diatas embun pada daun atau biasa disebut embun jelaga pada permukaan daun. Cara Pengendalian Untuk pengendalian terhadap hama ini dapat dilakukan dengan penyemprotan insektisida, seperti sevin dan furadan. Ulat Daun ( Trabala pallida ) Hama ini merupakan salah satu yang dapat merusak dan mengganggu pertumbuhan tanaman pada biji jambu. · Cara Pengendalian Untuk pengendalian dapat dilakukan dengan penyemprotan dengan menggunakan nogos. Setelah penyemprotan dilakukan buah baru boleh dipetik minimal 2 minggu setelah penyemprotan, untuk mengurangi efek samping insektisida tersebut. Ulat Putih Hama ini bila menyerang tanaman gejala yang terlihat akibat serangan pada buah jambu yang menjadi berwarna putih hitam. · Cara Pengendalian Untuk pengendalian pada hama ini dapat dilakukan dengan penyemprotan insektisida yang sesuai sebanyak 2 kali seminggu. Untuk penyemprotan insektisida dihentikan saat satu bulan sebelum panen jambu. Penyakit yang menyerang jambu biji dan cara pengendaliannya: Antraknosa Penyakit ini menyerang tunas muda, daun dan buah, sehingga buah menjadi keras dan bergabus, tepi daun dan ujung daun menjadi hitam. Pada tingkat serangan berat dapat menyebabkan gugurnya daun. Pada umumnya menyerang buah yang mulai matang dengan gejala timbul bercak-bercak. · Cara Pengendalian Untuk pengendalian pada penyakit ini dapat dilakukan dengan menjaga sanitasi lingkungan tempat tumbuh dan sanitasi tanaman, mengurangi kelembaban dengan cara pemangkasan dan melakukan penyemprotan fungisida. Bercak Daun Penyakit ini bila menyerang tanaman gejala terlihat akibat serangan pada buah jambu tanaman yang terserang tampak bercak-bercak bulat atau kurang teratur bentuknya, berwarna merah dan bagian tengah bercak terkadang putih. · Cara Pengendalian Untuk pengendalian pada penyakit ini dapat dilakukan dengan memotong dan memusnahkan bagian yang sakit, dapat disemprot dengan fungisida sesuai dosis anjuran. Ganggang ( Cihephaleusos vieccons ) Penyakit ini bila menyerang tanaman akibat serangan penyakit ini akan terlihat bercak-bercak kecil dibagian atas daun disertai serat-serat halus berwarna jingga yang merupakan kumpulan sporanya. · Cara Pengendalian Untuk pengendalian penyakit ini dapat dilakukan dengan penyemprotan fungisida seperti Dlsene 200 MX.