HAMA WERENG COKLAT
Wereng coklat adalah hama serius pada padi yang menyerang dengan menghisap cairan batang, menyebabkan daun menguning lalu coklat dan mengering, serta bisa menularkan penyakit virus kerdil.
GEJALA SERANGAN
Daun dan batang tanaman menjadi kuning, lalu berubah menjadi coklat dan mengering (hopperburn). Tanaman bisa mati karena fotosintesis terhambat. Jika tidak ditangani, serangan berat bisa menyebabkan penyusutan hasil panen hingga 50%.
CARA PENGENDALIAN
Varietas tahan: Gunakan varietas padi yang tahan terhadap wereng coklat, seperti Inpari 13, 31, atau 33.
Pola tanam: Tanam sistem jajar legowo karena tidak mendukung perkembangan wereng coklat.
Pergiliran varietas: Tanam varietas tahan pada musim hujan dan varietas kurang tahan pada musim kemarau, atau sebaliknya.
Pengendalian hayati:
Jaga musuh alami wereng coklat, seperti laba-laba, kepik, dan kumbang, dengan tidak menggunakan pestisida kimia secara berlebihan. Pertimbangkan penggunaan bawang putih yang baunya dapat mengusir hama.Pengendalian kimia:
Gunakan insektisida sebagai pilihan terakhir jika ambang ekonomi sudah tercapai, dengan dosis yang tepat. Penggunaan pestisida yang tidak sesuai bisa memicu resistensi pada wereng coklat.Tindakan darurat:
Jika serangan sudah parah (misalnya gejala hopperburn), segera keringkan lahan dan cabut gulma. Jika gejala terbakar terlihat, cabut rumpun yang terserang, bakar, dan jangan menyemprot pestisida karena akan membuat wereng terbang