Hama ini berupa wereng kecil, berwarna hijau menyerang dengan cara menghisap cairan sel daun, biasanya menyerang pada musim kemarau. Akibat serangan hama ini pada daun timbul gejala bercak-bercak hijau kekuningan kemudian daun menjadi kaku dan menebal karena cairan daun dihisap. Pada serangan berat menyebabkan daun muda rontok, pucuk tanaman menjadi berwarna kuning dan membentuk huruf "V" dan tanaman tumbuh kerdil. Pengendalian yang dapat dilakukan adalah melakukan rotasi tanam, tanam serempak, dan menggunakan insektisida sesuai anjuran setempat. Sumber : BPTP Naibonat, 2000