Loading...

Hambatan Partisipasi Petani Dalam Pengembangan Pertanian Di Kelurahan Kolasa Kecamatan Parigi

Hambatan Partisipasi Petani Dalam Pengembangan Pertanian  Di Kelurahan Kolasa Kecamatan Parigi
Kelurahan Kolasa merupakan salah satu wilayah binaan dari BPP Parigi yang memiliki potensi pengembangan usaha tani padi sawah. Pada tahun 2019, Kelurahan Kolasa mendapatkan program optimasi lahan sawah dari Dinas Tanaman Pangan, Hortikultura dan Perkebunan dengan luas 40 Ha dengan tujuan mengoptimalkan lahan sawah yang terbengkalai atau tidak dilakukan usaha budidaya oleh petani dan untuk membangkitkan minat petani untuk bertani. Pembangunan pertanian sangat ditentukan oleh sumber daya manusia yang berada di dalamnya. Apabila sumber daya manusia memiliki motivasi tinggi, kreativitas dan mampu mengembangkan inovasi, maka pembangunan pertanian dapat dipastikan semakin baik. Petani merupakan pelaku utama dalam kegiatan pembangunan pertanian memiliki peran penting untuk menghasilkan sebuah produk pertanian. Dalam upaya pembangunan pertanian, sering diperhadapkan dengan kurangnya partisipasi petani atas program yang direncanakan. Mendorong partisipasi petani di dalam kegiatan bukanlah pekerjaan mudah, dimana partisipasi petani tidak dapat langsung dibangkitkan namun memerlukan waktu bertahap. Sikap mental “malas” merupakan salah satu factor penyebabnya. Sikap malas ini cenderung bersifat penyakit dan ini sangat merugikan. Dalam sebuah kegiatan yang dirancang sebaik apapun tidak dapat menjamin bahwa petani akan berpartisipasi penuh seperti yang diharapkan. Masyarakat tani dalam membangun sikap mental yang baik perlu ditumbuhkan. Dengan demikian bukan hanya teknologi produksi yang diberikan pada mereka namun juga membangun sikap mental. Sehingga mereka lebih bersemangat dalam berusaha tani. Penulis : Nasrul (Penyuluh BPP Parigi)