Hari temu lapang petani (Farmer Field Day/FFD) adalah pertemuan antara petani untuk saling tukar menukar informasi untuk menyebarluaskan tentang yang diterapkan melalui demonstrasi usahatani yang dihasilkan serta umpan baliknya. Dilaksanakan Hari Temu Lapang Petani di Kelompok Tani Suka Mandiri Desa Tunas Jaya Kecamatan Bone Pantai pada tabggal 13 Agustus 2016. Dalam pertemuan ini dihadiri kelompok tani, perwakilan Gapoktan se-Kecamatan Bone Pantai, Petugas POPT-PHP Provinsi Gorontalo yang diwakili oleh bapak Usman K. Dula, SP, Sekretaris Badan Pelaksana Penyuluhan Pertanian, Perikanan Dan Kehutanan Kabupaten Bone Bolango bapak Ir. Ahmad Soleman, MBA, Kabid Kelembagaan BP4K Abd. Agussalam Mooduto, S.Pd, Kabid Penyelenggaraan Mursid Lamani, S.Ip. MM, Kabid Peneyelenggaraan dan Kerja sama Ir. Hj. Sulastri Lamusu, Kepala Seksi, KJF BP4K dan seluruh staf BP4K Kabupaten Bone Bolango. Dalam sambutan dan arahan oleh Staf Ahli Pemerintah Daerah Kabupaten Bone Bolango Ir. Hj.Nilda Tulen menjelaskan bahwa Kegiatan Temu Lapang Petani pada hari ini merupakan rangkaian kegiatan untuk mendukung suksesnya Program Pemerintah yakni Upaya Khusus (UPSUS) sekaligus wahana silaturrahim petani sebagai pelaku utama dan pelaku usaha serta pelaksana penerapan teknologi. Saya sangat mengapresiasi atas keberhasilan bapak/ibu tani yang telah berperan aktif dalam program pemerintah yakni mendukung kegiatan UPSUS. Pada kesempatan ini saya mengajak pada segenap kelompok tani yang hadir untuk lebih memperhatikan usaha taninya di masa “ masa yang akan datang selalu berkomunikasi dengan penyuluh yang selalu mendampingi kelompok tani, tentu saja pendampingan dan penyuluhan sekaligus pengawalan teknologi sebagaimana yang dibutuhkan masyarakat. Saya berharap Kegiatan Temu Lapang Petani merupakan bentuk rasa syukur kita kepada Allah SWT, mudah “ mudahan produksi hortikultura yang berada di Desa Tunas Jaya khususnya dan Kecamatan Bone Pantai pada umumnya bisa meningkat. Dengan demikian meningkatnya produksi berarti kita mampu membangun ketahanan pangan yang kokoh di masyarakat/petani dalam kondisi apapun sehingga mampu memantapkan ketahanan pangan khususnya di Kabupaten Bone Bolango. Sejalan dengan dinamika pemantapan ketahanan pangan perlu juga diupayakan dengan mengembangkan sumber “ sumber bahan pangan, kelembagaan pangan dan budidaya pangan yang dimiliki masyarakat masing “ masing wilayah. Dalam kaitan inilah aspek pemebrdayaan ketahanan pangan masyarakat menjadi sangat penting. Pemberdayaan masyarakat sebagai perwujudan dan pengembangan kapasitas masyarakat yang berlandaskan pada pemberdayaan sumberdaya manusia agar dapat memenuhi hak dan kewajibannya sesuai status dan peranannya dalam pembangunan ketahanan pangan. Untuk menjamin agar pelaksanaan Pemberdayaan Petani melalui dapat tercapai sesuai dengan tujuan, maka diperlukan adanya pengawalan dan pendampingan yang dilakukan oleh penyuluh. Kegiatan ini dilakukan dengan menggunakan pendekatan Latihan Kunjungan dan Supervisi (LAKU SUSI).Penulis:Lukman Hairun, STPKJF BP4K Bone Bolango