Menyingkapi dukungan provinsi dan kabupaten/kota se provinsi Gorontalo terhadap program denfarm yang eksplore oleh Kementerian Pertanian RI, maka kelembagaan penyuluhan di tingkat kabupaten yakni Bapelluh melaksanakan program/program inovatif, misalnya di Kab Gorontalo GERAKAN POLOYODE, Kab.Bonbol GEMA SEJATI, Kab. Pohuwato GEMA PANUA dan Gorontalo Utara FARMER FIELD DAY (Hari Lapang Petani). Sementara itu Bakorluh PPK Provinsi Gorontalo sendiri membackup program/kegiatan Bapelluh kab/kota demi suksesnya kegiatan penyuluhan. Farmer Field Day yang dibuat oleh Bapelluh Gorut merupakan suatu kegiatan memberikan pemahaman kepada petani agar mereka mampu mengetahui dan memanage usaha taninya secara baik, mulai dari persiapan, pengolahhan tanah sampai panen / pasca panen dan analisis usahataninya. Disamping itu pula pada hari lapang petani pula petani dapat mengungkapkan bagaimana keuntungan dan kerugian dalam mengelola usahataninya serta permasahalahan yang dihadapi selama musim tanam. Kegiatan FFD ini dipusatkan di Desa Tilote Jaya kecamatan Tolinggula, dari 12 unit tempat pelaksanaan demfarm. Adapun tujuan FFD ini dibuat adalah membuka kesempatan bagi petani untuk mendapatkan informasi teknologi hasil kegiatan masing-masing lokasi, membuka kesempatan bagi para peserta Denfarm untuk mendapatkan umpan balik dari hasil-hasil kegiatan di laboratorium, menyebarkan teknologi di kalangan petani secara berkelanjutan, menjalin keakraban antara petani pelaksana denfarm, penyuluh dan petani lainnya. Sementara manfaat yang dapat diperoleh dari FFD yaitu jumlah sasaran lebih besar dan menguntungkan, mempercepat proses adopsi, menjajaki reaksi dan pendapat masyarakat terhadap suatu gagasan. Pada kesempatan tersebut dilaksanakan lomba persentase pemaparan proses pelaksanaan kegiatan denfarm yang diikuti oleh keempat kecamatan pelaksana denfarm masing-masing Kecamatan Atinggola, Kecamatan Gentuma, Kecamatan Anggrek dan Kecamatan Tolinggula. Hasil lomba maka yang menjadi juara satu adalah kecamatan Tolinggula disusul Kecamatan Atinggola juara dua, Kecamatan Gentuma pada urutan ketiga dan Kecamatan Anggrek pada urutan keempat. Selain itu pula pada hari yang sama dilakukan panen padi oleh Bupati Gorontalo Utara Hi. Indra Yasin SH,MH pada lokasi denfarm, didampingi kepala BP4K Gorontalo Utara, Unsur Bakorluh PPK Prov.Gorontalo, BPTP Prov. Gorontalo serta Kepala Badan Pusat Statistik Gorontalo Utara. Hasil perhitungan panen yang dilakukan oleh BPS dan BP4K diperoleh 6.4 ton/hektar. Ini berarti terjadi kenaikan produksi yang sebelumnya hanya 3-4 ton per hektarnya , ini pula berarti hasil telah melampaui target nasional yakni 5,5 ton /hektar. Keberhasilan tersebut memperoleh apresiasi dari Bupati Gorut dimana dalam sambutannya Bupati menyampaikan beberapa hal : - Bahwa kegiatan ini perlu diteruskan dan dikembangkan guna memacu peningkatan produksi di Gorontalu Utara pada khususnya - Penyuluh harus lebih produktif berkinerja untuk mengawal setiap program yang berguna untuk menunjang peningkatan kesejahteraan masyarakat - Perlunya mensyukuri segala nikmat atas hasil yang diperoleh Sementara itu Kepala BP4K Gorontalo Utara Ir.Hi Ramlin Tanaiyo, MSi melaporkan bahwa Gorontalo Utara mendapatkan alokasi kegiatan denfarm sebanyak 12 titik yang berada di 4 kecamatan, dimana setiap titik seluas 1,5 Ha. Kegiatan Denfarm adalah program nasional untuk mendukung surplus 10 juta ton beras tahun 2014, yang dibuat oleh BSDMP Kementerian Pertanian melalui Bakorluh dengan fasilitas saprodi berupa Benih Bermutu, pupuk Urea, Pupuk NPK, Pupuk Organik, Pestisida serta penerapan Sitem Tanam Jajar Legowo sesuai rekomendasi Balai Pengkajian Teknologi Pertanian. Disamping kegiatan panen Bupati juga menyerahkan 6 unit Handtraktor kepada petani Tolinggula, Benih Padi, Benih Jagung serta Sapi 2 ekor untuk Pesantren Tolinggula. Bupati berpesan agar bantuan tersebut benar-benar dimanfaatkan untuk membantu pengelolaan usahatani. Selain itu Bupati juga menyampaikan rencana membangun Dolog di Tolinggula mengingat daerah tersebut merupakan lumbung beras Kabupaten Gorontalo Utara. Sementara itu kepada BP4K perlu mengaktifkan kembali Kelompencapir dan Asah Terampil sebagai wahana peningkatan SDM petani. Demi mencapai target penyuluhan dalam upaya mewujudkan peningkatan kesejateraan petani BP4K Gorontalo Utara akan berupaya membangun koordinasi vertikal maupun horisontal serta berupaya melakukan pembenahan di lingkup BP4K, BP3K sampai tingkat POSLUH. (Nasrun Napu, SP { Admin Provinsi} & Maruli Tobing, SP. {PPID Bakorluh Gorontalo}) "Bangkit Penyuluh Satukan Langkah Raih Prestasi"