Loading...

Hawar daun jingga (red stripe)

Hawar daun jingga (red stripe)
Penyebab: belum diketahui Red stripe (RS) atau hawar daung jingga (HDJ), merupakan penyakit padi yang relatif baru yang pertama kali ditemukan di Subang, Jawa Barat tahun 1987. Penyakit ini umumnya terjadi pada daun, di lahan sawah dengan kondisi drainase buruk, dan pada tanaman yang telah mencapai fase tumbuh generatif. HDJ berkorelasi negatif dengan tinggi tempat karena semakin tinggi tempat, penyakit semakin ringan. Penyakit ini menyebabkan gabah tidak terisi penuh atau bahkan hampa. Sampai saat ini, penyebab penyakit belum diidentifikasi secara pasti. Gejala penyakit diawali dengan titik kecil berwarna jingga (oranye) (Gb. 63) di helaian daun. Dari titik tersebut terbentuk garis lurus (stripe) berwarna jingga, ke arah ujung daun. Garis ini tidak pernah ke arah pangkal daun (Gb. 64). Dalam perkembangannya, gejala ini menjadi hawar (blight), mirip dengan gejala yang disebabkan oleh hawar daun bakteri (Gb. 65). Hawar daun jingga dikendalikan secara kultur teknis. Pemberian pupuk ldengan dosis 250 kg urea, 100 kg SP36, dan 100 kg KCl per ha dapat menekan perkembangan penyakit. Penyakit juga dapat ditekan dengan mengeringkan lahan dan membuka kanopi pertanaman, untuk mengurangi kelembaban dan memperbaiki sirkulasi udara dalam kanopi. Sumber Balai Pengkajian Kalse dan IRRI