Loading...

HIJAUKAN HALAMAN RUMAHMU

HIJAUKAN HALAMAN RUMAHMU

Dengan memanfaatkan halaman rumah atau pekarangan sebagai lahan pertanian maka turut menghadirkan sayur segar bergizi untuk keluarga, panen dapat langsung dikonsumsi sehingga gizinya lebih terjamin. Mengurangi ketergantungan terhadap pasar, tetap ada pasokan bahan pangan dari pekarangan meski sebagian harga bahan pangan naik dan stok terbatas. Menjadi ruang produktif, pekarangan sekitar dapat mengahsilkan pangan berguna dan berkelanjutan. Mampu menerapkan gaya hidup berkelanjutan, dimana terbiasa mengolah sampah organik dan menjaga lingkungan sekitar. Menghemat pengeluaran karena beberapa kebutuhan pangan dapat dihasilkan secara mandiri. Beberapa anjuran sayuran yang mudah tumbuh antara lain kangkung dengan masa panen 3-4 minggu, bayam (4-6 minggu), sawi (5-6 minggu), tomat (2,5-3 bulan dan dapat dipanen secara berulang), terong (2,5-3 bulan), cabai (3-4 bulan).

Media dan Metode penanaman :

  • Polybag atau pot, dimana wadah berisi campuran tanah, kompos dan sekam. Sehingga praktis digunakan sebagai pengganti lahan secara langsung.
  • Botol atau kaleng bekas, wadah daur ulang ini mudah ditemui dan dapat dipakai dengan diisi tanah dan pupuk organik atau kompos. Solusi sederhana yang dapat mengurangi sampah dan limbah sekitar rumah tangga.
  • Planter box, kotak kayu atau plastik besar yang menampung lebih banyak media tanah yang cocok untuk menanam beberapa tanaman sekaligus.
  • Hidroponik, merupakan sistem tanam tanpa tanah dimana akar tanaman menyerap nutrisi dari air yang diberi larutan khusus.
  • Vertikultur, metode tanam bertingkat memakai rak ataupun pipa dengan media tanah dan kompos. Metode ini sangat cocok untuk lahan sempit.
  • Akuaponik, merupakan kombinasi kolam ikan hidroponik dimana kotoran ikan menjadi pupuk alami. Tanaman membantu menjaga kualitas air kolam.