Loading...

HIPA 8 Pioneer

HIPA 8 Pioneer
Nomor seleksi : H51 Asal persilangan : A1/PK21 Golongan : Cere Umur tanaman :110-122 hari Bentuk tanaman : Tegak Tinggi tanaman : 120 -130 cm Anakan produktif :14 - 18 batang Warna kaki :Hijau Warna batang :Hijau Warna telinga daun :Hijau Warna lidah daun :Tidak Berwarna Warna Daun : Hijau Muka daun : Kasar Posisi daun :Tegak Daun Bendera ; Tegak Leher malai : Sebagian muncul Bentuk gabah : Sedang Warna gabah : Kuning jerami Kerontokan : Sedang Kerebahan : Sedang Tekstur nasi : pulen Kadar amilosa :22,7 % Kadar glikemik :73,5 Bobot 1000 butir :27-29 g Rata-rata hasil :7,5 t/ha Potensi hasil :10,4 t/ha Ketahanan tehadap hama : Rentan terhadap wereng coklat biotipe 3 Penyakit : Agak tahan terhadap hawar daun bakteri Strain IV dan agak rentan terhadap strain VIII, rentan terhadap virus tungro Anjuran tanam : Baik ditanam pada daerah dataran rendah sampai dengan ketinggian 450 m dpl Pemulia : Satoto, Murdani D, , Sudibyo TWU Tim Peneliti : Yudistira Nugraha, Agus Guswara, Yuni Widyastuti, Entis Sutisna Teknisi : Warsidi, Sony Suharsono,Munada P, Ajat Sudrajat, Prima, Ujang Samardi, Abdul Somad, Cecep Suparman, Suardi. Pengusul : BBPTP dan PT DuPont Indonesia Alasan utama Dilepas : Potensi hasil 10% lebih tinggi disbanding ciherang, Than HDB, Adaptasi luas, produksi benih lebih mudah disbanding hibrida lainnya. Dilepas tahun :2009