Pelaksanaan peringatan Hari Pangan Sedunia (HPS) XXXI yang dipusatkan di Provinsi Gorontalo buka ajang hura-hura. Peringatan HPS memberikan dampak yang sangat besar bagi Provinsi Gorontalo, baik terhadap ekonomi masyarakat maupun pembangunan pertanian. Hal ini terungkap dalam rapat pleno panitia HPS antara panitia nasional dan daerah yang dibuka Gubernur Gorontalo DR. Ir. Gusnar Ismail, MM. Menurut ketua panitia Nasional HPS XXXI Dr. Ir. Banun Harpini, M.Sc, penetapan Gorontalo sebagai tempat pelaksanaan HPS XXXI karena Gorontalo dinilai berhasil dalam pembangunan pertanian. "Khususnya sebagai sentra produksi jagung nasional serta ikut berkontribusi dalam mewujudkan ketahanan pangan nasional", ungkap Banun Harpini. Selanjutnya menurut Banun Harpini, manfaat langsung yang diperoleh oleh Gorontalo sebagai tuan rumah antara lain dialokasinnya bantuan program Gerakan Peningkatan Produksi Pertanian Berbasis Koorporasi (GP3K), yakni paket bantuan lengkap berupa sarana dan biaya produksi seluas 25 ribu hektar dari 50 ribu hektar yang dialokasikan di seluruh Provinsi. "selain itu itu total peserta yang hadir dari seluruh provinsi sekitar 5 ribu orang, kalau masing-masing membelanjakan uangnya sebesar Rp. 3 juta untuk biaya hotel, transportasi, makan dan souvenir selama HPS, maka total uang yang berputar di masyarakat sekitar Rp. 15 miliar, termasuk UMKM yang ada di Gorontalo.'tutur Banun Harpini. Lebih lanjut Banun Harpini menjelaskan, pada saat HPS juga akan ditampilkan gelar teknologi pertanian, perikanan dan kehutanan yang akan menampilkan teknologi-teknologi terbaru yang sangat bermanfaat dalam meningkatkan kesejahteraan masyarakat. "pada saat HPS akan dilaksanakan Temu Bisnis yang akan mengundang para pelaku usaha tingkat nasional dan berbagai daerah, sehingga diharapkan akan terbangun interaksi usaha dan bisnis antara pengusaha local dan nasional,'Kata Banun Harpini. Sebelumnya, Gubernur Gusnar Ismail mengemukakan, secara Nasional HPS ini sangat berarti dan strategis untuk mengembangkan spirit bagi seluruh warga bangsa, bahwa kita harus member perhatian terhadap masalah-masalah pangan dan harus dilaksanakan bersama antara pemerintah pusat dan pemerintah daerah. Selain itu juga bagi Provinsi Gorontalo peringatan HPS ini disamping sebuah spirit untuk terus dikobarkan membangun pertanian, juga merupakan sebuah pengakuan terhadap rakyat Gorontalo yang terus konsisten dalam membangun pertanian tanpa putus. "Oleh karena itu, HPS ini menjadi harapan bagi rakyat Gorontalo dapat melihat kemajuan pertanian dan melihat hal-hal baru bagi pertanian,'ujar Gubernur Gusnar Ismail. (La Ode Uma, S.Pi/ admin Cyber Extensio Bakorluh Provinsi Gorontalo)