IBU RUMAH TANGGA DIAJAK MANFAATKAN PEKARANGAN UNTUK PERTANIAN
Personel Penyuluh BPP Pakue Tengah mengajak serta mengarahkan para ibu rumah tangga melakukan gerakan pemanfaatan lahan pekarangan rumah untuk bercocok tanam tanaman pangan. Gerakan tersebut dapat membantu keluarga dalam memenuhi kebutuhan pangan sehingga bisa mengurangi biaya hidup. Selain sebagai penunjang kebutuhan pangan keluarga, pemanfaatan pekarangan juga dapat menjadi sumber penghasilan bagi ibu rumah tangga. Bercocok tanam tanaman pangan bisa dilakukan di pekarangan rumah dengan sistem polybag. Ini tidak membutuhkan lahan yang luas dan bisa dilakukan di waktu senggang dan hasilnya bisa mengurangi pengeluaran biaya hidup sehari-hari. Banyak jenis tanaman pangan yang bisa ditanam dengan sistem polybag. Contohnya, cabe, sayur mayur, tomat dan lainnya. Melalui kegiatan Sekolah Lapang READ-SI ibu rumah tangga didorong serta diarahkan untuk melakukan gerakan pemanfaatan lahan pekarangan yang nantinya diharapkan agar kegiatan tersebut dapat mengurangi pengeluaran biaya hidup serta dapat menjadi sumber pendapatan para ibu rumah tangga. Di wilayah pedesaan masih banyak lahan pekarangan yang cukup luas. Lahan tersebut bisa dimanfaatkan untuk lahan pertanian dengan pola sederhana yang hasilnya bisa membantu keluarga dalam memenuhi kebutuhan sehari-hari. Guna untuk menumbuhkan semangat ibu rumah tangga dan kalangan milenial untuk bercocok tanam, Personel Penyuluh BPP Pakue Tengah memberikan pelatihan kepada kelompok tani di pedesaan. Pelatihan tidak hanya sebatas pada tanaman pangan, namun juga tanaman lain yang memiliki nilai ekonomi. Para ibu rumah tangga yang tergabung dalam kelompok tani Harum Mekar sangat bersemangat dan senang untuk megikuti kegiatan Sekolah Lapang READ-SI. Dengan adanya kegiatan tersebut dapat menambah wawasan para ibu rumah tangga dibidang pertanian yang nantinya diharapka para ibu rumah tangga dapat menerapkan agar anggota kelompok tani Harum Mekar dapat maju dan makmur. Ditulis Oleh: Nurdin,S.ST