Loading...

Intani-1 Padi hibrida yang Nasinya Pulen, Hasilnya Paten

Intani-1 Padi hibrida yang Nasinya Pulen, Hasilnya Paten
Padi hibrida merupakan salah satu varietas alternatif untuk mendukung ketahanan pangan sekaligus mengatasi kemandekan produktivitas padi saat ini. Varietas ini sangat berpotensi untuk dikembangkan karena memiliki beberapa kelebihan. Diantaranya adalah: rasa nasi yang pulen, warna nasi putih bersih, hasilnya yang lebih tinggi dibandingkan hasil padi unggul inbrida, dan umurnya sedang. Di samping itu juga vigornya lebih baik sehingga lebih kompetitif terhadap gulma. Padi hibrida dihasilkan melalui pemanfaatan fenomena heterosis turunan pertama (F1) dari hasil persilangan antara dua induk yang berbeda. Fenomena heterosis inilah yang menyebabkan tanaman menjadi lebih vigor, tumbuh lebih cepat, anakan lebih banyak, dan malai lebih lebat sekitar 1 ton/ha lebih tinggi daripada varietas unggul biasa (inbrida). Untuk memperoleh hasil maksimal, benih padi hibrida yang digunakan harus selalu baru yang dapat dibeli pada setiap musim tanam. Hal tersebut dikarenakan benih hasil panen sebelumnya tidak dapat dipakai untuk pertanaman berikutnya. Untuk mendapatkan benih baru yang siap pakai, petani tidak perlu khawatir, karena Balai Benih dan pihak swasta yang menangani siap memasok dan mendistribusikan kebutuhan benih secara nasional kepada petani. Berdasarkan uji daya hasil padi hibrida di sentra produksi padi baik di Pulau Jawa maupun Sumatera, ternyata produktivitas yang lebih tinggi ada di Pulau Jawa. Hal ini sangat tergantung pada kesuburan tanah, ketersediaan hara tanah, dosis pupuk yang otimal, pengairan yang cukup, pengendalian OPT serta pengelolaan tanaman secara keseluruhan. Saat ini terdapat lebih 20 jenis varietas padi hibrida. Intani-1 merupakan salah satu di antaranya. Intani-1 ini dikeluarkan oleh PT. BISI Pare-Kediri. Intani-1 memiliki beberapa kelebihan dibandingkan varietas lokal maupun konvensional lainnya. Kelebihan tersebut diantaranya : hasil panennya tinggi, rasa nasinya pulen, warna nasi putih bersih, dan umurnya sedang Dari hasil uji multilokasi yang dilakukan di beberapa tempat dan di berbagai musim, varietas Intani-1 mampu menghasilkan 8,5 ton/hektar. Dengan kenyataan tersebut, jika dibandingkan dengan varietas lain yang hanya menghasilkan antara 6-7 ton/hektar, maka wajar bila varietas ini dianggap lebih menjanjikan karena memiliki keunggulan dari segi aspek produksi di samping aspek yang lainnya. Varietas Intani-1 termasuk dalam golongan padi cere dengan umur tanaman sekitar 115 hari. Bentuk tanaman dan posisi daun bendera yang tegak dengan tinggi mencapai 95,5 cm. Meskipun hasil produksi rata-rata 8,5 ton/ha, namun Intani-1 tersebut bisa berpotensi hingga 11,5 ton/ha apabila kondisi alam, maupun teknik budidaya mendukung dan optimum. Benih intani-1 dapat diperoleh melalui distributor PT. Tanindo Subur Prima di seluruh wilayah Indonesia diantaranya JAKARTA, BANDUNG, SEMARANG, MAKASAR, BALI, MEDAN, KEDIRI, BANJARMASIN, PONTIANAK, PALEMBANG. (INANG SARIATI)