Dalam rangka memeriahkan Hari Ibu yang ditetapkan pada tanggal 22 Desember, Kelurahan Baler Bale Agung menggelar kegiatan Peringatan Hari Ibu yaitu lomba antar PKK lingkungan. Adapun tema yang diusung dalam lomba ini adalah intensifikasi lahan pekarangan melalui budidaya tanaman obat keluarga (TOGA). Penilaian lomba TOGA ini bertujuan memberikan edukasi dan memotivasi masyarakat untuk memiliki dan memanfaatkan secara benar. Tanaman obat keluarga (TOGA) merupakan sekumpulan tanaman yang berkhasiat obat yang dapat ditanam di sekitar rumah dan kemudian dimanfaatkan untuk menjaga kesehatan. Tanaman toga sering dimanfaakan oleh masyarakat sebagai obat tradisional karena selain harganya yang cukup murah juga tidak menimbulkan efek samping bagi kesehatan. Jenisnya sangat banyak yang umum ditemukan misalnya temu-temuan, daun sirih, pegagan, dan lainnya. Pemanfaatan TOGA yang digunakan untuk pengobatan gangguan kesehatan keluarga menurut gejala umum yaitu demam panas, batuk, sakit perut, dan gatal-gatal. Hari Jumat tanggal 15 Desember dan Senin tanggal 17 Desember 2022 telah diadakan penilaian lomba Toga tingkat kelurahan Baler Bale Agung yang diikuti oleh lima lingkungan yaitu Lingkungan Pangkung Gayung, Lingkungan Pangkung Manggis, Lingkungan Kebon, Lingkungan Anyar Sari dan Lingkungan Baler Bale Agung. Penilaian dilaksanakan mulai pukul 09.00 WIB hingga 16.00 WIB. Kegiatan ini disambut oleh TP PKK setiap lingkungan dengan senang hati dan sangat antusias dalam menyiapkan segala kebutuhan yang akan dinilai pada lomba. Semangat ibu-ibu PKK di setiap lingkungan sangat tinggi, ditandai dengan penyambutan yel-yel kelompok dan dekorasi tempat yang meriah. Penilaian lomba dihadiri oleh Tim Dinas Kesehatan, Tim Penggerak PKK Kelurahan beserta jajarannya, Lurah Baler Bale Agung, Kepala Lingkungan, Kader Toga. Adapun tim juri pada kesempatan ini yaitu dari Dinas Kesehatan, PKK Kabupaten Jembrana, Dinas Pertanian dan Pangan Kabupaten Jembrana yang diwakili oleh Penyuluh Pertanian Kelurahan Baler Bale Agung selaku penulis. Adapun kategori penilaian lomba Toga tersebut dilihat dari beberapa aspek, yaitu: Keragaman; meliputi jumlah dan jenis tanaman apa saja yang ditanam di lahan yang dilombakan. Kesuburan tanaman; yaitu batang (kuat dan kokoh), daun (segar dan utuh), dan kesegaran tanaman. Kerapihan tanaman,; yaitu penataan berdasarkan jenis, tinggi dan rendahnya tanaman. Keindahan TOGA; meliputi variasi warna tanaman serta bersih dari rumput-rumput liar. Identitas tanaman; selain kerapian dalam penataan tanaman toga juga harus diberi Identitas /nama yang jelas agar tidak salah dalam penggunaanya. Administrasi; yaitu kelengkapan buku tamu, buku daftar tanaman, buku keuangan, buku kegiatan dll. Pengolahan hasil TOGA; selain sebagai obat tradisional tanaman toga juga dapat di inovasi seperti jamu, bahan masakan dan berupa simplisia. Perwakilan Tim Penilai dari Dinas Pertanian dan Pangan Kabupaten yaitu PPL menyampaikan penilaian lomba pemanfaatan TOGA ini jangan hanya sekedar acara yang sifatnya seremonial dan sebatas mencari yang menjadi juaranya saja. Tim Penilai berharap melalui kegiatan penilaian ini, TOGA dapat lebih bermasyarakat, utamanya bisa lebih dimanfaatkan oleh keluarga dalam mengatasi penyakit atau menjaga kesehatannya secara mandiri dan dilaksanakan secara berkelanjutan. Penyerahan hadiah untuk perlombaan TOGA dilaksanakan pada Hari Senin tanggal 19 Desember di rumah Ibu Ketua PKK Lingkungan Baler Bale Agung yang merupakan lokasi demplot TOGA. Meskipun juri bersama anggota inti TP-PKK merasa cukup terpesona dengan pemandangan yang ditemuinya sepanjang berkeliling, namun penilaian murni penilaian berdasarkan kriteria penilaian yang sudah ditetapkan sbelumnya. Setelah melalui pertimbangan pada kesempatan tersebut disampaikan penilaian Juri menentukan Taman TOGA terbaik diraih oleh Tim PKK Lingkungan Baler Bale Agung. Kegiatan pengumuman dan penyerahan Lomba TOGA dihadiri oleh Ibu Bupati selaku Ketua TP PKK Kabupaten Jembrana, Ibu Wakil Bupati, Ketua GOW serta jajarannya. Pada kesempatan ini, Ibu Bupati menyampaikan agar kedepannya tanaman obat keluarga di Kelurahan Baler Bale Agung dapat berkembang lebih baik dan dapat menjadi contoh bagi desa dan kelurahan lainnya. Selain itu, beliau juga berharap melalui penilaian lomba pemanfaatan TOGA ini dapat menjamin keberlangsungan peningkatan pemberdayaan masyarakat sehat yang mandiri sekaligus melestarikan budaya bangsa. Penulis, Reni Lamtauli Pakpahan, SP