Kursus Tani di lahan Laboratorium lapang Budidaya Padi Ramah lingkunagan Program Dana Alokasi Khusus (DAK) Non Fisik Tahun Anggaran 2025. Menerapkan inovasi teknologi cara tanam jajar legowo
Sistem tanam jajar legowo adalah pola bertanam yang berselang-seling antara dua atau lebih (biasanya dua atau empat) baris tanaman padi dan satu baris kosong. Istilah Legowo di ambil dari bahasa jawa, yaitu berasal dari kata ”lego” berarti luas dan ”dowo” berarti memanjang.
Legowo di artikan pula sebagai cara tanam padi sawah yang memiliki beberapa barisan dan diselingi satu barisan kosong. Baris tanaman (dua atau lebih) dan baris kosongnya (setengah lebar di kanan dan di kirinya) disebut satu unit legowo. Bila terdapat dua baris tanam per unit legowo maka disebut legowo 2:1, sementara jika empat baris tanam per unit legowo disebut legowo 4:1, dan seterusnya.
System legowo 2:1 dengan jarak standar (25x25 cm) menghasilkan sekitar 213.300 Rumpun/ha sedangkan system tegel (25x25 cm) hanya menghasilkan sekitar 160.000 rumpun/ha
Prinsip Dasar Legowo
Menjadikan tanaman padi berada pada bagian pinggir (dekat galengan)
1. Pemadatan rumpun padi (populasi per satuan luas bertambah)meningkat
Keuntungan Cara tanam legowo di banding tegel
1. Populasi Tanaman per satuan luas meningkat
2. Pertumbuhan padi lebih merata
3. Memudahkan pemeliharaan
4. Pemupukan lebih efektif dan efisien
5. Produksi padi lebih tinggi
6. Periode pemeliharaan ikan (minapadi)
Kelemahan Cara tanam legowo
1. Kebutuhan benih lebih banyak
2. Upah Tanam lebih tinggi (utk pemula)
Penyusun: BPP CIBALONG