Loading...

JAJAR LEGOWO MENAIKKAN PRODUKTIVITAS PADI

JAJAR LEGOWO MENAIKKAN PRODUKTIVITAS PADI
Dalam upaya pencapaian target program peningkatan produksi beras Nasional (P2BN) dan pencapaian suplus 10 juta ton beras ditahun 2014. Pemerintah dalam hal ini kementerian pertanian telah banyak mengeluarkan rekomendasi teknologi untuk diaplikasikan oleh petani. Salah satu rekomendasi ini adalah penerapan sistem tanam yang benar dan baik melalui pengaturan jarak tanam yang dikenal dengan sistem tanam jajar logowo. Logowo adalah cara tanam pada sawah yang memiliki beberapa barisan tanaman kemudian diselengi oleh 1 barisan kosong dimana jarak tanaman pada barisan pinggir ½ kali jarak tanaman pada barisan tengah. Cara tanam jajar legowo untuk padi saw 2. Jajar logowo (3:1) adalah 20 cm (antar barisan dan pada barisan tengah ) X 10 cm (barisan pinggir ) X 40 cm( barisan kosong). 3. Jajar logowo (4:1) adalah 20 cm (antar barisan dan pada ba risan tengah) X 10 cm (barisan pinggir) X 40 cm [barisan kosong)ah secara umum bisa dilakukan dengan berbagai tipe yaitu legowo (2:1);logowo (3:1);Logowo (4:1);Logowo (5:1),Logowo (6:1) atau tipe lainnya.Beberapa tipe sistem tanam jajar logowo :1. Jajar legowo (2:1) adalah 20 cm (antar barisan) X10 cm (barisan pinggir) X40 cm (barisan kosong). Dapat dilihat pada gambar diatas. TUJUAN LEGOWOTujuan cara tanam legowo adalah :1. Memanfaatkan sinar matahari bagi tanaman yang berada pada bagian pinggir barisan. Semakin banyak sinar matahari yang mengenai tanaman maka proses fotosintesis oleh daun tanaman akan semakin tinggi sehingga akan mendapatkan bobot buah yang lebih berat.2. Mengurangi kemungkinan serangan hama,terutama tikus. Pada lahan yang relatif terbuka, hama tikus kurang suka tinggal di dalamnya.3. Menekan serangan penyakit. Pada lahan yang relatif terbuka kelembaban akan semakin berkurang, sehingga serangan penyakit juga akan berkurang.4. Mempermudah pelaksanaan pemupukan dan pengendalian hama / penyakit. Posisi orang yang melaksanakan pemupukan dan pengendalian hama/penyakit bisa leluasa pada barisan kosong di antara dua barisan legowo.5. Menambah populasi tanaman misal pada legowo 2: 1, populasi tanaman akan bertambah sekitar 30 % bertambahnya populasi tanaman akan memberikan harapan peningkatan produktivitas hasil.TEKNIK PENERAPAN LEGOWO1. Pembuatan Barisan TanamanPersiapan alat garis tanaman dengan ukuran jarak tanam yang dikehendaki. Lahan sawah yang sudah siap ditanami,1-2 hari sebelum tanam air dibuang sehingga lahan dalam keadaan macak-macak. Tujuan air dihilangkan adalah untuk dapat membentuk garis-garis tanam secara jelas. Dengan mengunakan alat pembuatan garis jajar legowo 2:1. 2. Tanam umur bibit padi yang digunakan sebaiknya kurang 21 hari. Gunakan 1-3 bibit perlubang tanam pada perpotongan garis yang sudah terbentuk.3. Pemupukan pemupukan dilakukan dengan cara tabur yaitu kekiri dan kekanan dengan merata.4. Penyiangan penyiangan biasa dilakukan dengan tanam atau dengan menggunakan alat-alat siang seperti landak/gasrok.5. Pengendalian hama dan penyakit Pada pengendalian hama dan penyakit dengan menggunakan alat semprot atau handsprayer, penyemprotan diarahkan kekiri dan kekanan dengan merata. Bulan Parja, SP Penyuluh Pertanian Kec. Bulupoddo Kab. Sinjai