Loading...

JAJAR LEGOWO MENGUNTUNGKAN ATAU MERUGIKAN PETANI?

JAJAR LEGOWO MENGUNTUNGKAN ATAU MERUGIKAN PETANI?

Jajar legowo adalah sistem tanam padi yang menempatkan dua atau lebih baris tanaman padi berselang-seling dengan satu baris kosong. Sistem jajar legowo menggabungkan pola tanam berbaris (jajar) dengan barisan kosong (legowo) yang bertujuan untuk memaksimalkan cahaya matahari pada tanaman pinggir, sirkulasi udara yang lebih baik, memudahkan pemupukan dan pengendalian hama, serta meningkatkan populasi dan hasil panen.

Tipe Legowo:

        2:1 (Dua baris padi, satu kosong): Sering menunjukkan hasil gabah per malai yang baik, meskipun terkadang tidak berbeda nyata dengan 4:1.

        4:1 (Empat baris padi, satu kosong): Menunjukkan hasil yang sangat baik, dengan peningkatan signifikan pada jumlah gabah per malai.

Sistem tanam jajar legowo memiliki jumlah rumpun per satuan luas lebih banyak dibandingkan dengan cara tanam tegel yang setara, misalnya tanam tegel 25 cm x 25 cm memiliki populasi 160.000 rumpun/ha, sedangkan legowo 2 : 1 yang setara dengan 25-50 cm x 12,5 cm memiliki populasi 213.333 rumpun (Ikhwani, 2013).

Kelebihan dari sistem tanam jajar legowo diantaranya sebagai berikut :

        Peningkatan Hasil: Jarwo, khususnya 2:1 dan 4:1, secara signifikan meningkatkan hasil gabah kering panen (GKP) dibandingkan pola tegel biasa karena meningkatkan populasi tanaman dan jumlah anakan produktif.

        Efek Tanaman Pinggir: Barisan kosong (legowo) memberikan ruang lebih luas, meningkatkan penetrasi cahaya matahari dan sirkulasi udara, yang menguntungkan tanaman di pinggir barisan (efek pinggir).

        Populasi Tanaman: Meningkatkan populasi tanaman (hingga 33-60% lebih banyak) tanpa mengurangi jarak tanam antar baris, seperti pada pola tegel, sehingga meningkatkan hasil total per hektar.

        Kemudahan Aplikasi: Memudahkan aplikasi pupuk dan pengendalian hama penyakit karena adanya barisan kosong.

Diharapkan para petani mau meninggalkan sistem tanam tegel dan beralih ke inovasi sistem tanam jajar legowo. Metode ini merupakan bagian dari upaya peningkatan ketahanan pangan nasional dengan cara meningkatkan produktivitas lahan sawah secara signifikan. Mari kita dukung program ini demi kesejahteraan bersama.

Daftar Pustaka :

1.     Bharoto. (2016). Penerapan Sistem Jajar Legowo Terhadap Peningkatan Produktifitas Dan Nilai Tambah Padi Sawah. Jurnal Ilmu-ilmu Pertanian, 24-32.

2.     Ikhwani, dkk. (2013). Peningkatan Produktivitas Padi Melalui Penerapan Jarak Tanam Jajar Legowo. Iptek Tanaman Pangan, 72-79.

3.     Isromi Kurniawan, dkk. (2021). Pengaruh Model Jarak Tanam Jajar Legowo Terhadap Pertumbuhan Dan Hasil Padi (Oryza sativa) Varietas IPB 3S. Jurnal Daun, 98-109.