Loading...

JAMUR Phytophthora capsici PADA TANAMAN LADA

JAMUR Phytophthora capsici  PADA TANAMAN LADA
Lada (Piper Nigrum Linn) di Indonesia merupakan komoditas ekspor tradisional yang 95% di tanam dengan sistem perkebunan rakyat, dengan total areal lebih dari 120 hektar. Ketika terjadi Perang Dunia II, Indonesia merupakan penghasil lada terbesar di dunia, tetapi saat ini posisi Indonesia sebagai produsen lada tersaingi oleh Vietnam, yang produksi ladanya mencapai dua kali produksi Indonesia. Penyakit busuk pangkal batang disebabkan oleh jamur Phytophthora capsici. Penyakit ini pertama kali ditemukan di Lampung Selatan tahun 1885. Jamur Phytophthora capsici dapat menyerang semua umur/stadia tanaman, mulai dari pembibitan sampai tanaman produksi. Serangan yang membahayakan apabila terjadi pada pangkal batang atau akar karena menyebabkan kematian tanaman dengan cepat. Gejala serangan dini sulit diketahui, gejala yang nampak yaitu kelayuan tanaman menunjukkan serangan telah lanjut. Pangkal batang yang terserang menjadi berwarna hitam, pada keadaan lembab akan nampak lendir yang berwarna kebiruan di permukaannya dan akhirnya kematian tanaman. Serangan Phytophthora capsici pada daun menyebabkan gejala bercak daun pada bagian tengah atau tepi daun. Sepanjang tepi bercak tersebut bagian gejala berwarna hitam bergerigi seperti renda yang akan nampak jelas bila gejala masih segar, bagian tersebut tidak nampak apabila daun telah mengering atau pada gejala lanjut. Daun-daun sakit merupakan sumber inokulum bagi tangkai atau cabang sehat yang berada di dekatnya. Infeksi pada daun biasanya terjadi setelah turun hujan. Apabila selama waktu hujan angin kencang, maka propagul Phytophthora capsici dapat terbawa dan menyebar ke daun tanaman di sekitarnya. Apabila serangan patogen terjadi pada satu tanaman dalam suatu kebun, maka dapat diperkirakan 1-2 bulan kemudian penyakit akan menyebar ke tanaman di sekitarnya. Penyebaran penyakit akan lebih cepat pada musim hujan, terutama pada pertanaman lada yang disiang bersih. Phytophthora capsici sebagai penyebab penyakit busuk pangkal batang lada juga dapat menyerang tanaman kelapa, karet, coklat, kayu manis, vanili, jambu mente, sirih, cabai jawa, dan kemukus. Disamping itu gulma sering tumbuh di sekitar tanaman lada dapat terinfeksi pathogen tersebut seperti rumput naman (Cleome rutidosperma) dan mekanis. Ditulis Kembali Oleh : Harnati Rafiastuti, SP (Penyuluh BBP2TP) Alamat Email : harnati_r@yahoo.com Sumber Bacaan : https://www.google.com/search?client=ms-google-coop&q=phytophthora+ capsici+harnati&cx=004080706710092008153:y37z-n5rbk8 http://bptbun-pontianakppid.pertanian.go.id/doc/212/Penyakit%20Busuk %20Pangkal%20Batang%20(Phytophtora%20Capsici)%20Pada%20Tanaman%20Lada%20Gejala,%20Siklus%20Hidup%20dan%20Mekanisme%20Infeksinya%20Erwin%20Irawan%20Permana,%20SP.pdf https://www.neliti.com/id/publications/54930/variasi-morfologi-dan-virulensi-phytophthora-capsici-asal-lada