Loading...

KABUPATEN SERDANG BEDAGAI DIJADIKAN DAERAH PERCONTOHAN PENGEMBANGAN KOMODITI BERAS DI SUMATERA UTARA

KABUPATEN SERDANG BEDAGAI DIJADIKAN DAERAH PERCONTOHAN PENGEMBANGAN KOMODITI BERAS DI SUMATERA UTARA
Kabupaten Serdang Bedagai dijadikan sebagai Daerah Percontohan Pengembangan Komoditi Beras di Sumatera Utara. Hal ini ditandai dengan adanya Penandatanganan Nota Kesepahaman (MoU) pada tanggal 26 Juni 2012 antara Bupati Serdang Bedagai Ir. H. T. Erry Nuradi. MSi dengan Kepala Perwakilan BANK Indonesia Wilayah IX, Nasser Atorf dan Kepala Badan Ketahanan Pangan Provinsi Sumatera Utara Ir. Setyo Purwadi, MM, yang disaksikan oleh - Advisor Senior DPSK, Muhammad Dahlan, Katua TIM Teknis Dewan Ketahanan Pangan Provinsi Sumatera Utara Prof. Bilter Sirait, Perwakilan dari Balai Pengkajian Teknologi Pertanian Provinsi Sumatera Utara, Kepala Dinas Pertanian dan Peternakan Kabupaten Serdang Bedagai Setyarno, SP dan Kepala Badan Pelaksana Penyuluhan dan Ketahanan Pangan Kabupaten Serdang Bedagai Ir. Safaruddin, MSi. H.T. Erry Nuradi mengatakan bahwa Kabupaten Serdang Bedagai mempunyai Luas Wilayah 190.000 Ha, diantaranya 100.000 Ha Lahan Perkebunan dan 40.595 Ha adalah Lahan Sawah serta Penduduknya 60% mata pencahariannya adalah dari sektor Pertanian. Kabupaten Serdang Bedagai merupakan salah satu Daerah Penyumbang Surplus Beras di Provinsi Sumatera Utara. Sejak dimekarkan pada Tahun 2004 sampai saat ini Kabupaten Serdang Bedagai Surplus Beras rata - rata setiap tahunnya mencapai 125.000 Ton sampai dengan 135.000 Ton. Surplus Beras ini akan terus ditingkatkan apalagi Bendungan Sungai Ular sudah selesai dibangun dan diharapkan tahun depan Irigasi Bajayu dan Irigasi Sei Belutu dapat dibangun. Bagi Kabupaten Serdang Bedagai untuk meningkatkan Surplus Beras melalui perluasan Areal Tanam Padi dengan Pencetakan Sawah Baru, agak sulit. Oleh karena itu kami berupaya bagaimana meingkatkan Indeks Pertanaman Padi melalui Pembangunan / Rehabilitasi Jaringan Irigasi. Disamping untuk meningkatkan Swasembada Beras dan Ketahanan Pangan, Kami juga mengupayakan adanya peningkatan pendapatan dan kesejahteraan para Petani, melalui memperluas areal pertanaman padi Organik dan Metode Pertanaman System Of Rice Intensification (SRI). Pada saat ini pertanaman padi Organik dan penerapan pola SRI sudah dikembangkan dibeberapa Kelompok Tani dan Beras Organik sudah dipasarkan di Kota Medan. Untuk itu melalui kerja sama ini kami mengharapkan bisa difasilitasi pembangunan Outlet dan Gerai di Kabupaten Serdang Bedagai sebagai tempat pemasaran Beras Organik Kelompok Tani. Komoditi Beras menurut Nasser Atorf adalah salah satu komoditi penyumbang tingginya Inflasi, oleh karena itu Komoditi Beras harus kita kembangkan melalui peningkatan produktivitas dan pendapatan Petani dengan Penerapan Teknologi seperti mengembangkan Pertanaman Padi Organik dengan System Tanam SRI yang telah mulai diterapkan Petani di Kabupaten Serdang Bedagai. Oleh karena itu kerja sama ini diharapkan dapat meningkatkan Produksi Padi dan Kesejahteraan Petani sehingga Harga Beras dapat lebih stabil dan tidak ada gejolak harga serta tingkat Inflasi dapat ditekan. Bank Indonesia mendukung Pemerintah Daerah dalam pelaksanaan Program Pengembangan Eekonomi yang mendorong perbaikan sisi Produksi yang selaras dengan upaya pengendalian Inflasi Daerah. Setyo Purwadi mengatakan bahwa Kabupaten Serdang Bedagai dijadikan sebagai Pilot Projek Pengembangan Komoditi Beras di Sumatera Utara dengan mengembangkan Padi Organik dengan Metode System Of Rice Intensification (SRI). Dengan Metode SRI Produktifitas Padi lebih tinggi dan biaya dapat ditekan, sehingga memberi peluang bagi Petani untuk meningkatkan pendapatan dan kesejahteraannya. Untuk itu kedepan akan diperbanyak kegiatan Demplot dibeberapa Kelompok Tani di Kabupaten Serdang Bedagai sehingga perkembangan pertanaman Padi Organik dengan Metode SRI dapat lebih cepat berkembang dan untuk membantu Petani dalam memasarkan Hasil Produksinya, sudah dijajaki Pengusaha/Insvestor. Kami yakin dengan adanya kerja sama ini produksi Padi/Beras dan Pendapatan Petani dapat ditingkatkan. Bila kerja sama ini berhasil, akan dikembangkan di Kabupaten lain sehingga Ketahanan Pangan khususnya Beras di Sumatera Utara akan lebih terjamin. BP2KP dan DISTANAK Kab. Sergai