Loading...

KABUPATEN SUMEDANG SELENGGARAKAN PELATIHAN PL-III SL-PTT PADI JAGUNG DAN KEDELAI

KABUPATEN SUMEDANG SELENGGARAKAN PELATIHAN PL-III SL-PTT PADI JAGUNG DAN KEDELAI
Padi, Kedelai dan jagung merupakan komoditas strategis yang sangat berperan dalam perekonomian dan ketahanan pangan masyarakat, karena itu upaya peningkatan produksi dan produktivitas ketiga komoditas tersebut menjadi prioritas dalam pembangunan pertanian di Kabupaten Sumedang.Sejalan dengan laju pertambahan penduduk, peningkatan daya beli, peningkatan pengetahuan masyarakat terhadap pangan, perkembangan industri bahan pangan dan industri pakan ternak, permintaan terhadap padi kedelai dan jagung semakin meningkat. Di sisi lain peningkatan kapasitas produksi dihadapkan pada permasalahan alih fungsi lahan, penurunan kualitas sumberdaya dan fenomena iklim. Tanpa mengesampingkan peranan program lain, upaya peningkatan produksi pangan di Kabupaten Sumedang ditempuh melalui upaya peningkatan produktivitas (intensifikasi). Konsekuensi dari hal tersebut, maka disiminasi teknologi oleh para petani merupakan hal yang tidak bisa ditawar.Badan Penelitian dan Pengembangan Pertanian telah menghasilkan suatu model peningkatan produksi padi jagung dan kedelai melalui pendekatan Pengelolaan Tanaman dan Sumberdaya Terpadu (PTT). Tujuan utama PTT adalah 1) meningkatkan produktivitas baik lahan maupun hasil, 2) meningkatkan efisiensi biaya produksi, dan 3) melestarikan sumberdaya untuk keberlanjutan sistem produksi.Pengalaman menunjukkan bahwa Sekolah Lapang Pengendalian Hama secara Terpadu (SL-PHT) dengan sistem belajar langsung di lahan petani dapat mempercepat alih teknologi. Keberhasilan SL-PHT memberi inspirasi bagi pengembangan PTT melalui Sekolah Lapang Pengelolaan Tanaman Terpadu (SL-PTT). SL-PTT adalah sekolah yang seluruh proses belajar- mengajarnya dilakukan di lapangan. Hamparan sawah milik petani peserta program penerapan PTT disebut hamparan SL-PTT, sedangkan hamparan sawah tempat praktek sekolah lapang disebut laboratorium lapang (LL). Dalam rangka pelaksanaan SL-PTT tahun anggaran 2011, Dinas Pertanian Tanaman Pangan dan Hortikultura bekerjasama dengan Badan Ketahanan Pangan Penyuluhan Pertanian Perikanan dan Kehutanan Kabupaten Sumedang menyelenggarakan Pelatihan PL-III SL-PTT Jagung dan Kedelai. pelatihan tersebut diikuti oleh 90 orang peserta terdiri dari 30 orang PL III SLPTT Padi, 30 orang PL-III SL PTT Jagung dan 30 Orang PL III SLPTT Kedelai. Peserta pelatihan adalah Penyuluh Pertanian, petugas Dinas Pertanian Tanaman Pangan dan Hortikultura dan POPT dari tingkat lapangan.Materi pelatihan antara lain:- Kebijakan Pembangunan Pertanian Tanaman Pangan di Kabupaten Sumedang- Kajian Kebutuhan dan Peluang- Dinamika Kelompok- Pendidikan Orang Dewasa- Kepemanduan- Analisis Agroekosistem- Ballot Box- Filosofi PTT, Padi, Jagung dan Kedelai - Varietas Unggul dan Benih Bermutu- Budidaya Tanaman Hemat Air- Persiapan tanam dan pengelolaan benih- Pemupukan spesifik Lokasi- Pengendalian OPT- Panen dan Pasca Panen- Rencana Tindak LanjutPelatihan menggunakan metode pembelajaran yang sesuai dengan kaidah-kaidah pendidikan orang dewasa antara lain: - Ungkapan Pengalaman- Praktek Lapang- Ceramah- Diskusi- Curah PendapatFasilitator pelatihan adalah para petugas yang telah mengikuti pelatihan PL-II SL-PTT padi, jagung dan kedelai terdiri dari- BPTP- Penyuluh Pertanian- Petugas Pengendali Organisme Pengganggu tanaman- BPSB- Dinas Pertanian Tanaman Pangan dan HortikulturaSecara umum kegiatan pelatihan cukup berhasil, hal tersebut antara lain diindikasikan oleh dinamika peserta pelatihan, peningkatan pengetahuan dan keterampilan serta Rencana Tindak Lanjut yang dibuat oleh peserta pelatihan.