Kegiatan Gerdal (Gerakan Pengendalian Massal) Hama Wereng Batang Coklat pada Tanaman Padi di Subak Pemangket Awen Selatan Kecamatan Negara, Kabupaten Jembrana
Pengaruh hama pada tanaman budidaya merupakan salah satu faktor yang sangat mempengaruhi hasil panen. Terutama pada tanaman padi sangat rentan sekali terhadap hama dan penyakit karena kelembaban yang tinggi di musim penghujan. Pengendalian hama dan penyakit harus dilakukan sejak awal pertanaman dengan cara pengamatan rutin yang dilakukan oleh petani setiap harinya. Selain itu setiap PPL di kecamatan Negara membuat petakan pengamatan tetap untuk mengetahui tingkat serangan yang terjadi di setiap wilayah binaannya. Subak Pemangket Awen Selatan merupakan salah satu kelompok tani di Kecamatan Negara. Pada musim tanam ketiga ini petani di Subak Pemangket Awen Selatan menanam benih padi varietas Ciherang seluas 51 ha yang didapat dari bantuan Dinas Pertanian dan Pangan Kabupaten Jembrana dengan serentak melakukan penanaman dari bulan Oktober sampai November 2022. Setiap minggu sekali PPL bersama POPT Kecamatan Negara melakukan pengamatan rutin di petakan yang dipilih untuk mewakili keadaan pertanaman padi di Subak Pemangket Awen Selatan. Pada pengamatan minggu pertama dan minggu kedua tidak ditemukan adanya serangan OPT. Pengamatan di minggu keempat ditemukan populasi hama wereng batang coklat satu ekor per rumpun. Rekomendasi pengendalian oleh POPT terhadap hama wereng batang coklat adalah jika di temukan rata-rata 0,2 ekor wereng batang coklat pada pengamatan 10 rumpun maka harus dilakukan pengendalian. Maka POPT kecamatan Negara membuat rekomendasi pada petani untuk aplikasi Insektisida dengan bahan aktif Buprofezin. Buprofezin merupakan bahan aktif yang menekan pembentukan zat kitin pada wereng yang menyebabkan terhambatnya proses pergantian kulit pada hama wereng, sehingga dapat menyebabkan kematian pada wereng. Populasi wereng harus segera dikendalikan agar tidak terjadi ledakan populasi yang akan mengakibatkan puso pada tanaman padi. Oleh sebab itu untuk pengendalian hama wereng harus dilakukan pengendalian serentak agar serangan hama wereng tidak menyebar lebih luas. Pengurus Subak Pemangket Awen berinisiatif meminta bantuan Insektisida kepada Dinas Pertanian dan Pangan Kabupaten Jembrana. Menanggapi surat permintaan bantuan Insektisida oleh subak, POPT tingkat Kabupaten melakukan sampling random ke beberapa lahan petani dengan umur tanaman antara 30-65 hst dan ditemukan tingkat serangan wereng yang cukup tinggi dengan populasi terbanyak serangan wereng dengan stadium instar satu. Hasil pengamatan ditemukan tingkat serangan wereng seluas 15 Ha yang harus segera dikendalikan. Pada hari Rabu tanggal 21 Desember 2022 Subak Pemangket Awen Selatan mengadakan kegiatan Gerakan Pengendalian Massal atau Gerdal hama Wereng Batang Coklat serentak di lokasi seluas 15 ha yang terserang. Diharapkan dengan adanya pengendalian secara massal dapat menekan perkembangan hama wereng batang coklat sehingga tidak menyebabkan kerugian pada petani. Adapun pengendalian hama wereng batang coklat dengan cara pencegahan yang dapat dilakukan petani dengan cara: Tanam serempak, dengan adanya tanam serempak dapat memutus siklus hidup wereng batang coklat. Penggunaan varietas tahan wereng batang coklat, penggunaan varietas tahan seperti Inpari 13, Inpari 31, dan Inpari 33. Pengamatan Wereng Batang Coklat di pertanaman padi, dengan adanya pengamatan rutin maka perkembangan serangan wereng dapat terpantau sejak awal pertanaman padi sehingga pengendalian dapat dilakukan sedini mungkin saat ada serangan ringan. Penulis: Angrea Pratsna Paramitha, S.P. (Penyuluh Pertanian Pertama, Dinas Pertanian dan Pangan Kabupaten Jembrana)