Tanaman padi adalah sejenis tumbuhan yang sangat mudah ditemukan, apalagi kita yang tinggal di daerah pedesaan. Hamparan persawahan dipenuhi dengan tanaman padi. Sebagian besar menjadikan padi sebagai sumber bahan makanan pokok. Berikut ini ialah ciri-ciri tanaman ini secara umum: 1. Tanaman ini memiliki akar jenis serabut. 2. Batang tanaman ini seperti rumput, memanjang dan kecil. 3. Daun-daunnya menopang pada batang dalam keadaan saling menopang. Bentuk daun dari tanaman ini memanjang, cenderung ramping. Berwarna hijau, berurat sejajar, dan ditutupi oleh bulu-bulu halus Bagi masyarakat di Desa Kondamara Kecamatan Lewa padi adalah sumber bahan makanan pokok. Untuk itulah lahan di desa ini didominasi oleh persawahan. Adanya irigasi membuat penanaman padi sawah dilakukan untuk 2 Musim Tanam. Salah satu kelompok yang mengusahakan MT II adalah kelompok tani Rukun Makmur. Penanaman padi sawah tidak akan terlepas dari tahap pemupukan. Teknik pemupukan tanaman padi memang sangat relatif, tidak ada ukuran secara pasti dosis dan waktu yang ditentukan, karena banyak sekali faktor yang harus diperhatikan. Struktur tanah dengan kondisi unsur hara yang berbeda-beda di tempat satu dengan yang lainnya, tentu juga memerlukan teknik yang berbeda dalam hal pemupukannya. Salah satu contoh dosis, jenis pupuk dan waktu pemupukan yang tepat pada tanaman padi adalah sebagai berikut: Pemupukan susulan pertama dilakukan saat padi berumur 7-10 HST. Pupuk yang digunakan adalah Urea 75 kg/ha, SP-36 100 kg/ha dan KCL 50 kg/ha. Pemupukan susulan kedua diberikan saat tanaman padi berumur 21 HST menggunakan pupuk Urea sebanyak 150 kg/ha. Pemupukan susulan ketiga pada saat umur padi 42 HST menggunakan 75 kg/ha Urea dan 50 kg/ha KCl. Selain pupuk kimia di atas, sangat dianjurkan untuk menambahkan pemberian pupuk organik. Pupuk organik yang dianjurkan berupa pupuk kandang atau kompos jerami sebanyak 2 ton per hektar setiap musim, Penggunaan pupuk organik ini dapat mengembalikan sifat-sifat tanah, memperbaiki struktur tanah, meningkatkan kesuburan serta menggemburkan tanah yang telah padat karena efek penggunaan pupuk anorganik atau pupuk kimia. Jika dilihat pertumbuhan padi sawah ini sangat berpengaruh akibat pemberian pupuk dan perawatan yang baik dari petani.