Loading...

Kegiatan Pelatihan Pembuatan Mikroorganisme Lokal (MOL) Keong Mas: Keong Mas Desak Petani Lakukan Inovasi

Kegiatan Pelatihan Pembuatan Mikroorganisme Lokal (MOL) Keong Mas: Keong Mas Desak Petani Lakukan Inovasi
Salah satu permasalahan yang sering dihadapi para petani Kecamatan Kebumen di lapangan yaitu adanya serangan hama Keong Mas pada tanaman budidayanya. Sejauh ini, Keong Mas sedikit banyak memberikan pengaruh terhadap penurunan angka panen padi di berbagai daerah di Kecamatan Kebumen. Hal ini tentu memerlukan tindakan yang cukup serius untuk mengurangi tingkat serangann hama ini. Berkaitan dengan permasalahan tersebut, Tim Penyuluh Kecamatan Kebumen mengambil tindakan nyata dengan memberikan pelatihan pada Selasa (2/10) kepada para petani yang tergabung dalam Kelompok Tani "Sri Rejeki" Desa Roworejo Kecamatan Kebumen untuk memanfaatkan hama ini dengan mengubahnya menjadi bahan yang justru akan memberikan manfaat positif bagi tanaman. Pemanfaatan Hama Keong Mas dalam bidang pertanian salah satunya yaitu mengubahnya menjadi Mikroorganisme Lokal (MOL) yang kaya akan kandungan protein, auksin, serta enzim. MOL juga mengandung mikro organisme yang bermanfaat untuk menguraikan senyawa dalam tanah menjadi unsur-unsur yang mudah diserap oleh tanaman. Bahan yang digunakan dalam kegiatan pelatihan ini yaitu:1. 1 kg Keong Mas segar,2. ½ buah maja,3. 2 liter air kelapa.Alat yang digunakan yaitu:1. Jerigen,2. Botol Air Mineral,3. Selang air.Cara membuat MOL berbahan dasar Keong Mas cukup mudah yaitu :1. Keong Mas serta buah maja yang telah ditumbuk halus dimasukkan ke dalam jerigen,2. Kemudian ditambahkan air kelapa ke dalamnya dan dikocok agar semua bahan tercampur secara sempurna, lalu ditutup rapat,3. Penutup jerigen dilubangi bagian atasnya, kemudian dihubungkan dengan botol air mineral yang berisi air menggunakan selang air untuk aerasi,4. Setelah 15 hari, MOL dapat diaplikasikan pada tanaman.Cara pengaplikasian MOL bermacam-macam, sehingga perlu disesuaikan dengan tujuan penggunaannya. Aplabila digunakan untuk pengomposan, cara pengaplikasiannya yaitu dengan mencampurkan 1 bagian MOL Keong Mas dengan 5 liter air tawar dan 1 ons gula merah, kemudian disiramkan pada bahan yang akan dibuat kompos. Sedangkan apabila digunakan untuk penyemprotan tanaman, cara pengaplikasiannya yaitu dengan mencampur 1 liter MOL Keong Mas dengan 1 tangki air, kemudian disemprotkan pada semua bagian dan perakaran tanaman pada pagi dan sore hari.Tim Teknis Balai Penyuluh Kecamatan Kebumen melalui Ika Mayasari P., S,P., menegaskan bahwa MOL memiliki manfaat yang sangat baik bagi tanaman yaitu dapat melebatkan dan memperbesar buah pada tanaman hortikultura. Selain itu, mol juga mampu meningkatkan pertumbuhan dan produksi tanaman bahkan mampu mengembalikan kesehatan tanah. (Anna Berthaliana)