Loading...

KEGIATAN PEMBINAAN MONEV KE BPP PUDING KABUPATEN BANGKA

KEGIATAN PEMBINAAN MONEV KE BPP PUDING KABUPATEN BANGKA
Pembinaan, Monitoring dan Evaluasi bagi Penyuluh Pertanian/Perkebunan, Perikanan dan Kehutanan di Kabupaten Bangka telah dilaksanakan pada tanggal 20 Maret 2012 bertempat di ruang pertemuan BPP Puding Kabupaten Bangka. Acara diikuti oleh terdiri dari 5 ( lima ) orang penyuluh yang terdiri dari 1 ( satu ) orang PNS PEMDA Kabupaten Bangka sebagai Koordinator dan 3 ( tiga ) orang Honorer dan 4( empat) orang dari Sekretariat Bakorluh Pertanian, Perikanan dan Kehutanan Provinsi Kepulauan Bangka Belitung. Monitoring dan Evaluasi adalah untuk mengetahui tingkat kemajuan kegiatan penyuluhan pertanian tahun 2011 dan tahun 2012, baik yang telah selesai maupun yang sedang berjalan serta penyampaian materi dari Sekretariat Bakorluh Pertanian, Perikanan dan Kehutanan Provinsi Kepulauan Bangka Belitung tentang perlunya Implementasi Participactory Rural Appriasi ( PRA ) dalam rangka meningkatakan partisipasi masyarakat dalam pembangunan pertanian. I. Dasar Pemikiran 1.1. Kebijakan dan Strategi Penyuluhan Untuk mengoptimalkan kinerja dan meningkatkan kesejahteraan penyuluhan pertanian, dikembangkan kebijakan dan strategi penyuluhan pertanian ke arah pengembangan kemampuan, pengetahuan, ketrampilan dan sikap pelaku utama serta pelaku usaha. Kebijakan penyuluhan pertanian adalah rangkaian konsep dan asas yang menjadi garis besar dan dasar rencana dalam pelaksanaan penyuluhan pertanian. Strategi Penyuluhan adalah langkah-langkah atau cara untuk mencapai suatu tujuan penyuluhan pertanian. - Arah kebijakan pembangunan pertanian Sasaran Utama Pembangunan Pertanian ( 4 Sukses Pembangunan Pertanian ): 1. Swasembada Pangan dan Swasembada berkelanjutan; 2. Diversifikasi Pangan; 3. Meningkatnya kesejahteraan pelaku utama yang meliputi peningkatan produktivitas tenaga kerja di sektor pertanian, menurunya angka kemiskinan. - Fokus Kegiatan Penyuluhan adalah mendukung target utama pembangunan pertanian ( 4 Sukses Pembangunan Pertanian ); 1. Penyuluhan mendukung Swasembada dan Swasembada berkelanjutan, padi, jagung, kedelai, gula dan daging sapi; 2. Penyuluhan mendukung diversifikasi Pangan; 3. Penyuluhan mendukung peningkatan nilai tambah, daya saing dan ekspor; 4. Penyuluhan mendukung peningkatan kesejahteraan petani. - Berdasarkan sasaran strategis tersebut ditetapkan kebijakan penyuluhan adalah: 1. Pembinaan penyelenggaraan penyuluhan kehutanan; 2. Fasilitasi penyelenggaraan penyuluhan kehutanan; 3. Monitoring dan Evaluasi penyelenggaraan penyuluhan kehutanan. - Fokus prioritas peningkatan ketahanan pangan dan revitalisasi pertanian, perikanan dan kehutanan: 1. Peningkatan produksi dan produktivitas untuk menjamin ketersediaan pangan dan bahan baku industri dari dalam negeri. 2. Peningkatan efisiensi sistem distribusi dan stabilisasi harga pangan. 3. Peningkatan pemenuhan kebutuhan konsumsi pangan. 4. Peningkatan nilai tambah, daya saing, dan pemasaran produk pertanian, perikanan dan kehutanan. 5. Peningkatan kapasitas masyarakat pertanian, perikanan dan kehutanan sumber : Ridwansyah ( admin Bakorluh Babel )