Kegiatan Ubinan Lahan Padi Sawah Kecamatan Bunga Mayang
Ubinan merupakan salah satu cara yang dapat dilakukan untuk memperkirakan hasil panen tanaman pangan melalui pengambilan titik sampel dalam suatu hamparan lahan. Pengambilan titik sampel dilakukan dengan cara membuat ukuran 2,5 x 2,5 m² sebagai plot panen. Hasil panen kemudian diukur dan ditimbang. Parameter pengukuran pada ubinan padi sawah yang dilakukan antara lain jumlah anakan dalam rumpun, jumlah rumpun dan berat gabah dalam satu ubinan. Hasil ubinan dapat digunakan sebagai dasar dalam penentuan produksi dalam 1 hektar. Kamis 7 Maret 2023, telah dilaksanakan ubinan di Lahan Padi Sawah Kelompok Tani Mayang Sari, Kecamatan Bunga Mayang. Kegiatan dilaksanakan oleh Penyuluh pertanian Balai Penyuluh Pertanian Kecamatan Bunga Mayang dan Kelompok tani Mayang Sari. Luas lahan yang yang digunakan dalam kegiatan ubinan sebesar 1 hektar dengan jarak tanam 25 x 25 cm2. Varietas padi yang dipanen yaitu varietas cimelati. Cimelati merupakan benih varietas unggul dengan kelas benih sebar (BR) yang memiliki daya bercambah 80% dan kadar air 13%. Berdasarkan hasil kegiatan ubinan yang dilakukan, diketahui jumlah anakan rata-rata 18 anakan dengan jumlah populasi 100 tanaman pada satu ubinan. Produktivitas lahan sebesar 7,03 ton/ha pada ubinan plot pertama dan 7,29 ton/ha pada ubinan plot kedua. Pengulangan dilakukan untuk kalibrasi hasil pengukuran sehingga didapatkan hasil 7,18 ton/ha untuk produktivitas lahan padi sawah Kelompok Tani Mayang Sari, Kecamatan Bunga Mayang. Besarnya hasil produktivitas yang didapatkan dapat dipengaruhi oleh beberapa hal, antara lain penggunaan input bahan organik yang dilakukan oleh petani dan juga aplikasi pupuk hayati cair sebagai sumber mikroorganisme untuk meningkatkan kesuburan tanah. Kegiatan ubinan yang dilakukan diharapkan mampu menjadi acuan bagi petani untuk terus berupaya meningkatkan produktivitas lahan padi sebagai bentuk dukungan swasembada pangan. (Lia Agustin, S.P._Penyuluh Pertanian BPP Bunga Mayang)