KELENDER MUSIM ALOKASI TENAGA PETANI DESA LAIPANDAK TAHUN 2019
Berdasarkan data monografi desa, bahwa tingkatan petani sebagai pelaku utama dibidang pertanian menunjukkan petani berjumlah 660 kk. Dari jumlah tersebut berada pada posisi mayoritas.Bukan tidak berdasar sebab petani merupakan pekerjaan yang kurang menguntungkan. Petani sebagai golongan terendah Dalam benak mereka sebagai petani bukanlah impian mereka karena menjadi petani merupakan pilihan terakhir bagi kaum tidak terdidik atau tidak berpengetahuan luas (sempit/tidak cukup).Pilihan pertama mereka apabila mencapai pendidika tertinggi adalah menjadi pegawai karena bagi mereka menjadi pegawai segala kebutuhan akan terpenuhi, kerja santai dan memiliki jaminan hidup.Hidup menjadi petani sangat dekat dengan kehidupan untuk satu hari (subsisten). Aktivitas musim tekanan Mata pencaharian petani semakin mengalami kemunduran dari sisi ekonomi kreatif. Alhasil kesenjangan makin menjadi – jadi setiap tahun. Petani pada usia produktifpun tidak memiliki arah yang jelas yang sewaktu waktu dapat menjadi penyumbang pengangguran terbesar. Dilihat dari gambar diatasbeban kerja dibidang pertanian dan pangan terjadi pada bulan januari hingga februaripada bulan tersebut terjadinya masa panen serta bulan yang membutuhkan beban besarseperti menyiapkan tempat penyimpanan hasil panen, mengundang kerabat untuk panen secara berkelompok serta menghadapi musim paceklik. Sebab Musim tanam kedua tidak akan terjadi lagi akibat dari curah hujan yang sangat minim yakni dua bulan hujan dalam setahun. Pada bulan maret dan seterusnya para petani mulai beralih mata pencahariantidak lagi mengolah lahan pertanian untuk memasuki tanam ke duamerekabekerja sebagi buruh kasar, tukang bangunan, nelayan, penjual hasil hutan karena anggapan mereka hasil pertanian tidak lagi menghasilkan uang yang banyak lagi pula umur panennya lama. Rumah tangga Ibu – ibu lebih dominan berperan mengalokasikan tenaga dalam mengurus anak dan memasak bahkan sekali – sekali mengambil peran para lelaki mengurus ternak selama 12 bulan berlangsung. Musim tanam Pada musim tanam berlangsung selama dua bulan sebab hujan turun selama dua bulan dalam setahun terjadi pada bulan akhir oktober hingga akhir desembersedangkan januari sampai dengan bulan februarisecara serentak baik ibu – ibu maupun laki – laki memanen hasil lahan mereka dengan aneka tanaman pangan seperti padi gogo, jagung, dan ubi – ubian. Selanjutnya memasuki bulan maret hingga bulan oktober sebagian ibu – ibu bercocoktanam sayur– sayuranuntuk rumah tangga dan sangat minim untuk dijual dan bukanlah petani yang orientasinya bisnis bahkan tanpa berpikir untuk keberlanjutan dari tanaman sayur – sayuran cukup tanam.Secara otomatis lahan pertanian dapat pergunakan kembali untuk tanaman pangan apabila memasuki musim hujan pada bulan november hingga bulan desember. Potensi desa laipandak Desa laipandak memiliki aliran sungai wai bara, memilki sumber mata air dapat menjadi dam parit, memiliki hutan lindung yang luas, memiliki DAS seluas 30 ha untuk pengembangan tanaman hortikultura dan tanaman pangan. Semua potensi ini memiliki efek yang sangat positif bagi desa laipandak oleh penyuluh pertanian yang kalau bersama – sama pemeritahdesa berdayakan petani melalui pengembangan DAS sebagai areal pertanian. Kelemahan dalam pengembangan potensi DAS MEMASUKI bulan setelah panen yaitu bulan maret dan seterusnya ketidakmampuan dalam pengembangan tanaman pertanian di daerah aliran sungai (DAS)TERLetak pada kemampuan petani dalam mengendalikan ternak seperti ternak sapi, kerbau, kambing, ayam dan babi. Karena ketidakberdayaanpemilik ternak dalam mengendalikan ternak. Oleh: yohanislu pelindima Kec. Wulla waijilu Kab. Sumba timur