Kelompok Marsudi Tani B Dalam Kesederhanaan Menuai Prestasi
MARSUDI TANI B Adalah salah satu kelompok tani andalan di Kabupaten Semarang yang diketuai oleh Bapak Sumeri. Kelompok ini berdiri sejak tanggal 18 Maret 2008 di Dusun Dukuh, Desa Duren, Kecamatan Tengaran. Kelompok ini telah melakukan kegiatan intensifikasi jagung seluas 20,6 Ha dengan penerapan teknologi mengacu pada sapta usaha tani. Desa Duren sendiri merupakan salah satu desa yang berpotensi sebagai penyangga pangan khususnya dalam produksi jagung dan mendukung percepatan kemajuan ekonomi di Kabupaten Semarang. Dengan jumlah penduduk 5.318 jiwa, mayoritas penduduk bermata pencaharian sebagai petani. Beberapa juara / penghargaan yang pernah diraih diantaranya : 1. Juara I Lomba Kelompoktani Komoditas Jagung Tk. Kecamatan Tengaran Th. 2007 2. Juara I Lomba Kelompoktani Komoditas Jagung Tk. Kabupaten Semarang Th. 2008 3. Juara I Verifikasi Agribisnis Tanaman Pangan Komoditas Jagung Tk. Propinsi Jawa Tengah Th. 2009. 4. Juara I Lomba Kelompok Tani Komoditas Jagung Tk. Nasional Tahun 2010 DALAM KESEDERHANAAN MENUAI PRESTASI Berkat ketelatenan dan ketekunan yang dimiliki pengurus dan anggota, sampai saat ini telah mampu mengembangkan anggota kelompok dari yang awalnya 27 orang kini telah bertambah menjadi 78 orang. Hal ini didasari kesadaran para petani yang merasakan banyak manfaat dan keuntungan dalam berkelompok. Kelompok Marsudi Tani B juga telah berhasil mengembangkan usaha melalui kegiatan budidaya tanaman empon-empon yang dilakukan oleh Seksi Wanita Tani. Berbagai kegiatan peningkatan SDM, yakni melalui berbagai pelatihan yang diselenggarakan oleh instansi terkait, dapat menambah pengetahuan dan skill anggota dalam mengmbangkan usaha taninya untuk meningkatkan kesejahteraan petani dan keluarganya. Sedangkan hasil panenan jagung milik kelompok dipasarkan oleh seksi pemasaran dengan cara dikumpulkan menjadi satu kemudian dijual ke pengepul. Cara ini cukup mengurangi beban petani dari segi tenaga dan biaya dalam memasarkan hasil panennya. Marsudi Tani B pun cukup cermat dalam membaca peluang. Dengan semakin banyaknya peternak ayam petelur di Desa Duren, sebagian hasil panenan jagung dimanfaatkan dan diproses oleh petani sebagai bahan pakan. Dengan demikian, kebutuhan pakan ternak di Desa duren dapat dicukupi oleh hasil panen kelompok Marsudi Tani B. Permodalan pun sedikit demi sedikit dapat teratasi dengan kesadaran anggota yang semakin meningkat hingga seluruh anggota sepakat untuk membentuk Koperasi Marsudi Tani pada tanggal 28 September 2006. Semoga semangat Marsudi Tani B menular ke kelompok tani lain khususnya di Kabupaten Semarang dan juga kelompoktani yang ada di seluruh Indonesia. Semoga! (Sri Puatin, Kab. Semarang)