Loading...

KEMANDIRIAN PERTANIAN-PUPUK ORGANIK CAIR (POC) URINE KAMBING

KEMANDIRIAN PERTANIAN-PUPUK ORGANIK  CAIR (POC)  URINE KAMBING
Pada tahun 80-an pemupukan banyak dilakukan dengan menggunakan pupuk kandang. Pada saat itu kebanyakan pupuk kandang diambil dari kotoran hewan yang setelah disimpan beberapa lama di kandang kemudian dipergunakan sebagai pupuk tanaman. Pada saat tersebut pupuk kandang tidak diolah lebih lanjut lagi sehingga kandungan N, P, K dan l mungkin tidak terpantau dengan baik. Seiring dengan pertumbuhan penduduk yang terus meningkat maka perlu ditingkatkan produksi pertanian tersebut dengan menambah luas lahan pertanian (ekstensifikasi) dan meningkatkanc apaian hasil untuk setiap hektarnya (intensifikasi). Untuk meningkatkan produksi pertanian dengan cara intensifikasi maka yang perlu diubah adalah varietas tanaman, bahan dan pola pemupukan. Seiring dengan pemakaian pupuk olahan pabrik, maka hasil panen pun meningkat, tetapi disamping itu munul persoalan lainnya yaitu pertama adalah harga pupuk makin meningkat sehingga makin memberatkan kepada petani. Selain itu kualitas tanah menurun ketika terus menerus dilakukan pemupukan dari pupuk tersebut. Untuk mengatasi persoalah tersebut maka harus dilakukan terobosan baru sehingga petani tidak tergantung lagi terhadap pupuk olahan pabrik dan kualitas tanah menjadi subur seperti semula. Perkembangan pengetahuan dan teknologi maka ada beberapa solusi yang dapat dilakukan. Solusi yang ditawarkan adalah kembali kepada pupuk alam (baik pupuk kandang ataupun pengomposan dari sampah/limbah rumah tangga yang kita sebut pupuk organik. Dengan pengolahan yang tepat maka bisa didapatkan pupuk organik yang dihasilkan oleh petani itu sendiri tanpa ketergantungan terhadap pihak lain dalam pengadaan kebutuhan pupuk untuk tanaman. Tentu saja hal ini sangat menguntungkan petani disamping dapat terus meningkatkan hasil panen tanamannya. Teknik pemakaian pupuk organik adalah harus dilakukan sedikit demi sedikit untuk merubah budaya pemupukan petani dari kimia beralih ke pupuk organik. Pembuatan pupuk organik dengan mengolah kotoran ternak tersebut harus dilakukan secara tertib dan tekun sehingga efeksamping buruk yang dihasilkan dalam rangkamenghimpun kotoran hewan tidak mengganggu lingkungan seperti misalnya bau busuk, ataupun bau kencing ternak yang menyengat. Bahan baku pupuk kandang dapat diolah menjadi pupuk cair dan ampasnya dapat dipergunakan juga sebagaipupuk kering. Upaya ini dilakukan untuk mengurangi dan membebaskan ketergantungan petani terhadap pupuk olahan pabrik. (https://googleweblight.com., Kemandirian petani-pupuk organik). Petani dapat memanfaatkan sumber daya lokal yang ada disekitar petani sehingga tercipta keamndirian pupuk organik. Pertanian yang dikembangkan harus yang ramah lingkungan sehingga dapat berkembang dan berkelanjutan. Merubah dan menumbuhkan kesadaran petani demi menciptakan pelestarian lingkungan yaitu dengan mengatur pola budidaya pertanian yang organik. Pengembangan pertanian yang organik harus menjadi budaya dan dipertahankan untuk peningkatan taraf hidup petani dan disamping itu dapat menambah pendapatan keluarga tani khususnya. Salah satu anggota dari kelompok tani Marga Jaya di Kampung Adi Jaya, Kecamatan Negara Batin Kabupaten Way Kanan telah menciptakan pupuk organik cair (POC) dari urine ternak kambing yang di pelihara petani tersebut di belakang pekarangan rumahnya. Urine kambing kalau diperhatikan memiliki persamaan dengan yang cukup dekat dengan pupuk urea hasil olahan pabrik, keduanya mempunyai bahan yang sama yaitu amoniak. Sehingga secara prinsip urine kambing dapat menggantikan fungsi urea yang tentu saja perlu melalui beberapa proses pengolahan. Bau yang muncul dari proses pengolahan urine kambing ini dapat ditekan dengan menambahkan berbagai macam rempah-rempah seperti kunyit, lengkuas, aneka temu lawak, selain sebagai pupuk tanaman, urine yang sudah diproses itu juga dapat berfungsi sebagai pencegahan dan pengendalian hama dan penyakit yang menyerang tanaman karena di dalamnya terdapat kandungan pestisida alami. Proses pembuatan pupuk organik cair urine kambing yaitu urine kambing sebanyak 20 liter di tampung dalam wadah atau drum yang cukup untuk menampung kemudian ditambahkan kunyit ...gram, lengkuas ..gram, temu ..gram yang telah dihaluskan sebelumnya, lalu ditambahkan gula ..gram, EM4 sebagai zat pengurai dalam proses fermentasi selama 2 minggu. Setiap hari dilakukan penggunangan drum yang bertujuan untuk mempercepat proses fermentasi yang terjadi di dalam drum.