Loading...

PENGENDALIAN HAMA PENGGEREK BATANG PADI

PENGENDALIAN HAMA PENGGEREK BATANG PADI

PENGENDALIAN HAMA PENGGEREK BATANG PADI

1. Pengertian dan Dampak Serangan

Penggerek batang padi adalah hama utama tanaman padi yang menyerang pada fase:

·         Vegetatif → menyebabkan sundep (anakan mati, mudah dicabut)

·         Generatif → menyebabkan beluk (malai putih dan hampa)

Serangan berat dapat menurunkan hasil panen 10–30% bahkan lebih.

2. Cara Pengendalian Penggerek Batang Padi

A. Pengendalian Kultur Teknis

  1. Tanam Serempak
    • Memutus siklus hidup hama
    • Mengurangi populasi penggerek batang
  2. Pengolahan Lahan Sempurna
    • Membenamkan jerami dan sisa tanaman
    • Mematikan pupa dan larva yang tertinggal
  3. Pengaturan Jarak Tanam
    • Gunakan sistem jajar legowo
    • Mengurangi kelembapan dan memudahkan pengamatan hama
  4. Pemupukan Berimbang
    • Hindari kelebihan pupuk nitrogen (Urea)
    • Tanaman terlalu subur lebih disukai hama

B. Pengendalian Mekanis

  1. Pengumpulan dan Pemusnahan Telur
    • Telur biasanya menempel di daun
    • Dilakukan pagi atau sore hari
  2. Pemotongan dan Pembenaman Tanaman Terserang
    • Tanaman sundep dicabut dan dibenamkan
    • Mengurangi sumber hama

C. Pengendalian Biologis

  1. Pemanfaatan Musuh Alami
    • Parasitoid telur: Trichogramma spp.
    • Predator: laba-laba, capung, kumbang
  2. Konservasi Musuh Alami
    • Tidak menggunakan pestisida berlebihan
    • Menanam refugia di pematang sawah

D. Pengendalian Kimia (Pilihan Terakhir)

Digunakan jika serangan sudah melewati ambang ekonomi, yaitu:

·            10% tanaman terserang pada fase vegetatif

·            5% pada fase generatif

Prinsip penggunaan pestisida:

  • Tepat jenis
  • Tepat dosis
  • Tepat waktu
  • Tepat sasaran

Contoh bahan aktif yang umum digunakan:

  • Karbofuran (granul, sesuai anjuran)
  • Klorantraniliprol
  • Fipronil
  • Emamektin benzoat

3. Waktu Pengendalian yang Tepat

  • Fase vegetatif awal (umur 20–40 HST)
  • Saat ditemukan kelompok telur
  • Sebelum larva masuk ke dalam batang

4. Pencegahan Serangan

  • Pengamatan rutin (1 minggu sekali)
  • Sanitasi lahan
  • Tanam varietas toleran
  • Pengairan berselang (tidak tergenang terus)

 

5. Kesimpulan

Pengendalian hama penggerek batang padi harus dilakukan secara terpadu, dengan mengutamakan:

  • Kultur teknis
  • Mekanis dan biologis
  • Kimia sebagai alternatif terakhir

Dengan pengendalian yang tepat, serangan hama dapat ditekan dan produktivitas padi tetap terjaga.

PENULIS: NIMROD ARRUAN BANGA, S.P