Loading...

KENDALIKAN HAMA TANPA BAHAN KIMIA

KENDALIKAN HAMA TANPA BAHAN KIMIA
Rasanya sangat menyenangkan bila ingat kenangan masa kecil seperti saat tertawa, berlari dan bermain dengan teman-teman disawah atau dihalaman rumah sambil menangkap capung dan belalang, saat itu dunia terasa lebih berwarna dan ceria. Dulu saya tidak tahu pentingnya keberadaan capung dan belalang yang terpikir hanyalah mereka bisa dijadikan mainan. Setelah kuliah difakultas pertanian saya baru tahu ternyata mereka merupakan salah satu musuh alami yang sangat penting dan bermanfaat. Pemanfaatan musuh alami untuk mengendalikan populasi hama merupakan cara yang disediakan alam. Beberapa penelitian menunjukkan bahwa keberhasilan penggunaan musuh alami untuk menekan populasihama bisa lebih dari 50 %. Tanpa musuh alami, hama akan memperbanyak diri dengan cepat. Keseimbangan antara serangga hama dan musuh alami sering terganggu oleh penggunaan pestisida yang tidak tepat. (PETANI, 2007 ) Terdapat 3 kelompok musuh alami, yaitu : predator, parasitoid dan patogen. Predator adalah makhluk hidup yang mengendalikan hama dengan cara memakan hama. Contoh predator : laba-laba, kumbang, belalang sembah, jangkrik, kepinding, capung, cecopet, semut, ular dan lain-lain. Predator seperti laba-laba bisa memakan 5-15 serangga dalam sehari, capung bisa memakan 30 sampai ratusan wereng dan serangga lain setiap hari, kumbang kepik dapat memakan 50-60 aphids dalam sehari, belalang sembah juga sangat efektif dan menguntungkan karena terkenal sebagai predator yang sangat rakus. Parasitoid adalah serangga yang hidup sebagai parasit didalam atau pada tubuh serangga lain dan membunuhnya secara pelan-pelan. Parasitoid meletakkan telur pada tubuh hama, kemudian setelah menetas larvanya menghisap cairan tubuh hama hingga mati. Ordo serangga yang anggotanya menjadi parasitoid meliputi coleoptera, diptera, hymenoptera,lepidoptera dan lain-lain. Dari ordo hymenoptera seperti tawon Heterospilus coffeicola Schm, Isosturmia chatterjeeana, Bracon zeuzerae. Patogen adalah mikroorganisme yang dapat menyebabkan infeksi pada hama sehingga hama mati. Empat kelompok patogen adalah jamur, virus, bakteri dan nematoda. Beberapa patogen serangga yang terkenal seperti jamur Metarhizium anisopliae, Beauveria basiana, bakteri Bacillus thuringiensis,nematoda Mermis sp, Heterorhabditis sp. (M Redy Prasdianata)Pemanfaatan musuh alami dari kelompok predator dan parasit tidak perlu diproduksi secara massal karena disawah sudah banyak terdapat predator dan parasit, mereka hanya perlu dijaga keberadaanya dengan mengurangi penggunaan insektisida. Sedangkan patogen hama dapat diproduksi secara massal dengan biaya yang murah dalam bentuk cairan dan tepung, yang dalam pelaksanaanya dilapangan dapat disemprotkan seperti menggunakan insektisida. (Urip SR 2008)Rahmat Tuhan yang luar biasa karena telah menciptakan berbagai hewan secara alami menjadi pengendali hama sekaligus membantu para petani. Sudah saatnya kita membatasi penggunaan bahan kimia secara berlebihan, karena sesungguhnya sudah ada pemangsa-pemangsa alami yang secara alamiah akan membantu petani dalam mengendalikan hama tanaman. Hal yang penting kita lakukan adalah melestarikan keberadaan alami dengan cara mengenali, memberikan ruang gerak, menyediakan pakan dan tempat berkembang biak bagi mereka. (Fathan Muhammad Taufiq, 2014).Semoga dengan mengendalikan hama tanpa bahan kimia para petani bisa menekan penggunaan pestisida kimia secara lebih bijaksana agar keseimbangan alam tetap terjaga dan semoga artikel ini bermanfaat bagi petani. (rissa noor 'ain, SP.) DAFTAR PUSTAKA Mengenal beberapa jenis musuh alami, 2007 Petani8villages. 8villages.com> full> petani> article. Referensi : http://bbppketindan.bppsdmp.pertanian.go.id/Redyprasdianata.blogspot.com>2013/04. Pengenalan dan pemanfaatan musuh alamiUrip SR. Blogger karawang saung URIP. November 2008. Mengenal musuh alami pada tanaman padi.Fathan Muhammad Taufik 20 november 2014. Musuh alami, bantu petani mengendalikan hama. https://www.kompasiana.com.musuh alami