Kambing merupakan salah satu ternak yang sudah lama dikenal masyarakat. Hewan yang suka mengembik ini, sangat produktif dan menguntungkan apabila dipelihara. Hasil produksinya juga lumayan banyak dan mudah dipasarkan serta harganya pun stabil. Sebutlah misalnya; daging, susu, kulit serta limbah berupa urin dan kotoran. Khusus susu kambing, bahkan memiliki keunggulan tersendiri apabila dibandingkan dengan susu ternak yang lain. Susu kambing murni, rasanya lebih enak, sedikit manis dan berlemak. Jika dibandingkan dengan susu sapi, susu kambing memiliki kandungan gizi lebih unggul. Keistimewaan lain yang dimiliki hewan berjenggot ini, adalah: 1) Lemak dan proteinnya lebih mudah dicerna dari pada susu sapi, karena terdapat dalam bentuk yang lebih halus dan homogen, mudah dicerna oleh anak-anak balita hingga orang tua; 2) Proteinnya mempunyai efek laksatif yang lembut; 3) Kandungan vitamin B1 susu kambing lebih tinggi dibanding susu sapi; 4) Susu kambing baik sekali dikonsumsi anak-anak dan orang lanjut usia yang tidak dapat minum susu sapi karena gangguan pencernaan; 5) Minum segelas susu kambing setiap hari membantu penyembuhan penderita penyakit asma dan radang paru-paru kronis; 6) Minum segelas susu kambing secara rutin bagi wanita dapat meningkatkan kehalusan kulit; 7) Minum secara teratur 2-3 gelas per hari dapat membantu mengatasi impotensi pada pria; 8) Sebagai sumber gizi serta mencegah atau menyembuhkan TBC pada balita, tidak menyebabkan diare dan alergi, karena tidak memiliki faktor lactose intolerance. Selain banyak keistimewaan, susu kambing juga mengandung berbagai zat yang sangat dibutuhkan oleh tubuh manusia. Kandungan yang terdapat pada susu kambing murni adalah: Lemak Susu kambing; Susu kambing mengandung lemak sekitar 4,2%. Lemaknya terdapat dalam keadaan emulsi (butiran-butiran kecil) yang tersebar merata dalam susu. Kalau susu didiamkan beberapa lama emulsi lemak akan naik ke permukaan dan membentuk lapisan kepala susu. Emulsi lemak yang menggumpal dapat diolah menjadi mentega.Lemak susu kambing terdiri dari campuran trigliserida. Campuran ini mengandung sekitar 52 asam lemak, yang 67% nya berupa lemak jernih dan 23% lemak tak jernih. Lemak susu secara alamiah terbungkus gelembung-gelembung membran yang disebut globoli sebesar 1-5 mikron. Globoli susu kambing berukuran sekitar 3 mikron, lebih kecil dibanding globoli susu sapi sebesar 4-5 mikron. Bagian susu yang berlemak mengandung semua zat yang larut dalam lemak seperti lipoprotein, fosfolipid, karotenoid (zat berwarna kuning sebagai provitamin A). Protein susu kambing; Susu kambing mengandung protein sekitar 3,5% yang terdiri dari 3,1% kasein dan 0,4% laktabumin. Protein kasein terdapat dalam keadaan suspensi, yaitu terikat pada zat kapur sedangkan protein laktabumin terdapat dalam keadaan larut pada susu. Kasein merupakan bahan keju. Kasein yang terdapat dalam koloidal menyebabkan warna susu keruh. Kalau kasein terkena zat asam yang sengaja dibubuhkan pada susu atau susu berubah menjadi masam, zat kapur akan dilepas sehingga yang tinggal hanya kasein. Kasein yang terlepas akan mengendap karena tidak lagi larut dalam susu. Protein susu kambing juga sangat kaya dengan asam amino. Beberapa jenis asam amino yang terkandung dalam susu kambing antara lain argenina, fenilalanina, histidina, leusina dan lain-lain. Protein susu kambing juga kaya denga asam amino non esensial. Diantaranya adalah asam glutamina, asam hidroksiglutamina, asam aspargina, prolina, tirosina dan sebagainya. Mineral dan vitamin susu kambing; Zat mineral yang terdapat dalam susu kambing terdiri dari hampir semua jenis mineral esensial yang diperlukan manusia kecuali besi, mangan dan tembaga. Kalau terdapat zat besi atau tembaga dalam susu, akan menyebabkan oksidasi pada lemak susu sehingga menimbulkan rasa sepat. Susu kambing mengandung provitamin A, vitamin A, vitamin B1, vitamin B2, vitamin B12, vitamin C, vitamin D, dan vitamin E. Selain itu juga mengandung zat-zat protein yang mengandung N. Susu kambing bagus sekali diminum sebagai sumber kalsium, fosfor, vitamin B dan sumber protein. Laktosa susu kambing; Susu kambing mengandung laktosa sekitar 4,23%. Laktosa atau gula susu itu terlarut dalam susu sehingga memberikan rasa manis. Laktosa dapat dipisahkan dari cairan susu setelah kasein (protein) dibuat keju. Manfaat laktosa sama dengan karbohidrat, tetapi harus dipecah dulu menjadi glukosa dan galaktosa oleh enzim laktosa dari alat pencernaan Susu kambing selain untuk konsumsi segar, juga dapat diolah menjadi keju dan yoghurt. Keju susu kambing memiliki rasa lebih lembut dan beraroma lebih menarik dibandingkan keju susu sapi. Susu kambing dapat juga diolah sebagai sabun kecantikan diantaranya untuk menyembuhkan jerawat, menghilangkan noda hitam dan flek pada kulit, menyegarkan kulit, menghaluskan dan mengencangkan kulit, menghilangkan kerut pada wajah, menghilangkan bau badan, mencegah rontoknya rambut dan menghilangkan ketombe. (Inang Sariati) Sumber Informasi: 1. Sarwo, B, "Beternak Kambing Unggul", Jakarta: Penebar Swadaya, 2010 2. Prabowo, Agung, "Petunjuk Teknis, Budidaya Ternak Kambing (Materi Pelatihan Agribisnis bagi KMPH)", BPTP Sumatera Selatan, 2010