Loading...

Khasiat Adas III

Khasiat Adas III
Adas adalah salah satu jenis tanaman rempah yang memiliki khasiat sebagai tanaman obat. Tanaman adas tergolong kedalam salah satu tumbuhan semak. dengan nama latin Foeniculum vulgare Mill., ini memiliki umur yang cukup panjang. Ciri-ciri umum yang bisa anda kenali dari tanaman adas :Pohon adas memiliki tinggi dari 50 cm hingga 2 meter. Memiliki struktur batang yang merumpun dimana setiap rumpun umumnya terdiri dari 3 - 5 batang. Batang memiliki warna hijau kebiru-biruan, bentuk batang beralur, beruas, dan berlubang. Bila batang dimemarkan akan mengeluarkan aroma yang wangi. Daun adas tumbuh hingga mencapai 40 cm, posisi daun saling berseling, majemuk ganda dua dengan sirip-sirip yang sempit, bentuk jarum, ujung dan pangkal daun runcing, bagian tepi daun rata, berseludang dengan warna putih, seludang ini berselaput dan bagian atasnya memiliki bentuk seperti topi. Susunan bunga adas berbentuk majemuk dan terdiri dari 6 - 40 gagang bunga, panjang ibu gagang bunga antara 5 s/d 10 cm, panjang 2 s/d 5 mm, mahkota bunga berwarna kuning dan tumbuh keluar dari ujung batang. Tanaman adas memiliki buah berbentuk lonjong, berusuk dan panjang antara 6 - 10 mm serta lebar 3- 4 mm. Buah berwarna hijau untuk yang muda dan coklat tua untuk buah yang sudah tua. Warna buahnya ini berbeda-beda tergantung negara asalnya. Buah masak mempunyai bau khas aromatik, bila dicicipi rasanya relatif seperti kamfer. Adas menghasilkan minyak adas, yang merupakan hasil sulingan serbuk buah adas yang masak dan kering Kandungan Kimia Adas mengandung minyak asiri (Oleum Foeniculi) 1 - 6%; mengandung 50 - 60% anethol; lebih kurang 20% fenkon, pinen, limonen, dipenten, felandren, metilchavikol, anisaldehid, asam anisat; dan 12% minyak lemak. Kandungan anethol menyebabkan adas mengeluarkan aroma yang khas dan berkhasiat karminatif. Akar adas mengandung bergapten. Akar dan biji mengandung stigmasterin (serposterin). Efek Farmakologis Adas mengandung zat yang dapat menyembuhkan beberapa penyakit, antara lain: Komponen aktifnya, anisaldehida, meningkatkan khasiat streptomycin untuk pengobatan TBC pada tikus percobaan. Meningkatkan peristaltik saluran cerna dan merangsang pengeluaran kentut (flatus). Menghilangkan dingin dan dahak. Minyak adas yang mengandung anethol, fenkon, chavicol, dan anisaldehid berkhasiat menyejukkan saluran cerna dan bekerja menyerupai perangsang nafsu makan. Dari satu penelitian pada manusia dewasa, ditemukan bahwa adas mempunyai efek menghancurkan batu ginjal. Pada percobaan binatang, ekstrak dari rebusan daun adas dapat menurunkan tekanan darah. Namun, pengolahan cara lain tidak menunjukkan khasiat ini.   Beberapa Manfaat adas Dalam buah adas terkandung minyak atsiri, kandungan ini yang menyebabkan buah adas memiliki aroma yang khas. Minyak yang berasal dari buah ini sering digunakan sebagai salah satu bahan pembuat minyak telon. Zat-zat yang terkandung dalam buah adas dapat membantu meransang kerja organ pencernaan, membantu melancarkan buang angin, dapat menghangatkan badan, mengencerkan dahak, menghancurkan batu ginjal, membantu meningkatkan nafsu makan, insomnia, dan melancarkan datang bulan Adas juga dipakai untuk bumbu, atau digunakan sebagai bahan yang memperbaiki rasa (corrigentia saporis) dan mengharumkan ramuan obat. Daunnya bisa dimakan sebagai sayuran. Penyakit Yang Dapat Diobati Sakit perut (mulas), perut kembung, mual, muntah, ASI sedikit, Diare, sakit kuning, kurang nafsu makan, batuk, sesak napas (asma), nyeri haid, haid tidak teratur, rematik/goat, susah tidur (insomnia), buah pelir turun (orchidoptosis), kolik, usus turun ke lipat paha (hernia inguinalis), batu empedu, pembengkakan saluran sperma, penimbunan cairan dalam kantung buah zakar (hiodrokel testis), keracunan tumbuhan obat atau jamur, dan meningkatkan penglihatan. (shalimar) Sumber:Tantangan Pengembangan dan Fakta Jenis Tanaman Rempah, Prosea Indonesia, 2001.