El Nino (musim kemarau panjang) yang diprediksi mulai bulan Juli hingga September 2023, Kementerian Pertanian RI, telah mengembangkan teknologi Climate Smart Agriculture (CSA) melalui Program Strategic Irrigation Modernization and Urgent Rehabilitation Project (SIMURP). Climate Smart Agriculture (CSA) atau pertanian cerdas iklim merupakan suatu pendekatan yang mentransformasikan dan mengorientasi ulang sistem produksi pertanian dan rantai nilai pangan sehingga mampu mendukung ketahanan pangan melalui pertanian berkelanjutan dalam menghadapi kondisi perubahan iklim. Dalam penerapan teknologi CSA perlu dilakukan diseminasi secara masif kepada petani agar mereka dapat memahami, mau dan mampu menerapkan teknologi CSA. Terkait dengan hal tersebut, Badan Penyuluhan dan Pengembangan Sumber Daya Manusia Pertanian (BPPSDMP) melalui Pusat Penyuluhan Pertanian melaksanakan kegiatan penerapan teknologi CSA SIMURP di 10 provinsi, 24 kabupaten dan 117 Balai Penyuluhan Pertanian (BPP). Kegiatan penerapan teknologi CSA dilakukan melalui pendekatan Sekolah Lapang (SL) diantaranya melalui Bimtek/RembugTani, Demplot dan Farmer Field Day (FFD) dengan komponen kegiatan penerapan teknologi CSA meliputi: 1) Kelompoktani (poktan); 2) Penyuluh Pertanian; 3) Penguatan BPP; 4) Paket Teknologi CSA; dan 5) Pengukuran Emisi Gas Rumah Kaca (GRK). Komponen Teknologi CSA atau dikenal dengan Paket Teknologi CSA yang diterapkan oleh poktan/petani disesuaikan dengan kondisi spesifik lokasi serta berdasarkan hasil keputusan dari tim teknis setempat dan atau Balai Penerapan Standar Instrumen Pertanian (BPSIP). Adapun Komponen Teknologi CSA atau paket teknologi CSA, meliputi: Teknologi hemat air melalui sistem irigasi intermittent/Alternate Wet and Drying (AWD)/macak-macak Teknologi ini merupakan sistem pengaturan kondisi lahan dalam keadaan kering maupun tergenang secara bergantian. Keunggulan teknologi hemat air, diantaranya: Penghematan konsumsi air; Tanaman lebih tahan rebah; Memberi kesempatan akar untuk mendapatkan udara sehingga dapat berkembang lebih dalam; Mengurangi emisi gas Metan (CH4), Carbon dioksida (CO2), Nitrogen dioksida (N2O); Mengaktifkan jasad renik mikroba karena temperatur tanah meningkat; Menghambat perkembangan hama (penggerek batang, wereng coklat, keong mas), dan penyakit (busuk batang dan busuk pelepah daun; Dapat menekan keracunan tanaman akibat akumulasi besi (Fe) dalam tanah. Pemupukan berimbang melalui penggunaan perangkat uji tanah sawah/rawa (PUTS/PUTR) atau menggunakan rekomendasi pemupukan dari BSIP Manfaat PUTS/PUTR dapat digunakan untuk menetapkan status hara N, P, K, dan pH tanah dan memberikan rekomendasi dosis pemupukan lebih tepat dan efisien karena didasarkan status hara tanah dan kebutuhan tanaman. Selain menggunakan PUTS/PUTR, petani dapat menggunakan rekomendasi pemupukan yang dikeluarkan oleh BSIP; Penggunaan varietas benih unggul Penggunaan varietas benih unggul produksi tinggi yang tahan terhadap cekaman dan rendah emisi. Varietas benih unggul padi yang digunakan merupakan benih bersertifikat, mempunyai vigor dengan perakaran yang kuat sehingga diharapkan mempunyai potensi hasil dan kualitas tinggi. Dalam penentuan jenis varietas benih unggul yang tepat, Dinas Pertanian dapat berkoordinasi dengan Balai Penerapan Standard Instrumen Pertanian (BPSIP) /instansi terkait yang relevan; Penggunaan bahan organik untuk membuat pupuk organik. Penggunaan pupuk organik diharapkan memanfaatkan limbah jerami dan/atau limbah lainnya yang terdapat di sekitarnya melalui pengomposan insitu. Penambahan bahan organik dalam tanah akan menyebabkan aktivitas dan populasi mikrobiologi dalam tanah meningkat, terutama yang berkaitan dengan aktivitas dekomposisi dan mineralisasi bahan organik. Sistem budidaya padi jajar legowo; Sistem tanam jajar legowo adalah merupakan cara tanam padi sawah dengan pola beberapa baris tanaman yang diselingi satu barisan kosong sehingga terjadi peningkatan populasi. Teknologi ini dapat meningkatkan populasi dengan cara mengatur jarak tanam, melalui optimalisasi tata letak tanaman, sehingga rumpun tanaman sebagian besar menjadi tanaman pinggir. Jajar legowo dapat menggunakan bibit usia muda dan penggunaan benih (2-3 bibit/lubang). Beberapa keuntungan dari penerapan sistem tanam jajar legowo, antara lain: penangkapan radiasi surya oleh individu tanaman, terutama daun untuk fotosintesis, efektivitas penyerapan hara oleh akar tanaman, kebutuhan air tanaman, sirkulasi udara ketersediaan ruang yang menentukan populasi gulma, iklim mikro (kelembaban dan suhu udara) di bawah kanopi, yang juga berpengaruh terhadap perkembangan organisme pengganggu tanaman (OPT). Penerapan pengendalian Organisme Pengganggu Tanaman (OPT) terpadu Organisme Pengganggu Tanaman (OPT) adalah semua organisme yang dapat menyebabkan penurunan potensi hasil yang secara langsung karena menimbulkan kerusakan fisik, gangguan fisiologi dan biokimia, atau kompetisi hara terhadap tanaman budidaya. Pengendalian hama dan penyakit diutamakan dengan penggunaan pestisida nabati/biopestisida, tanam serempak, penggunaan benih varietas tahan OPT, pengendalian hayati, fisik dan mekanis, feromon, dan mempertahankan populasi musuh alami. Penggunaan insektisida kimia selektif adalah cara terakhir jika komponen pengendalian lain tidak mampu mengendalikan hama penyakit. Penggunaan Sistem Kalender Tanam (KATAM). KATAM adalah suatu pedoman atau alat bantu yang memberikan informasi tentang prediksi iklim, waktu tanam, bencana, rekomendasi sarana produksi pertanian, serta sistem pemantauannya, berdasarkan kondisi prediksi iklim dan tipologi lahan. Penggunaan KATAM dapat disesuaikan dengan kondisi wilayah setempat. Demikian informasi yang dapat disampaikan untuk menjadi bahan dalam mengantisipasi El Nino 2023 dengan penerapan teknologi CSA di lokasi SIMURP dan melalui pendampingan penyuluh dapat terus di replikasi atau dikembangkan di lokasi sekitar dan terus menerus didampingi sehingga dapat berkelanjutan. (Siti Nurjanah, Penyuluh Ahli Utama Pusat Penyuluhan Pertanian). Sumber : Juknis Penerapan Teknologi CSA 2023 (NPIU), BPPSDMP-Kementan Sumber Gambar : https://www.google.com/