Loading...

Kompos dan Pengomposan

Kompos dan Pengomposan

 

Kompos dan Pengomposan

 

                Kompos adalah hasil penguraian parsial/ tidak lengkap dari campuran bahan bahan organic yang dapat diercepat secara artifisialoleh populasi berbagai macam mikroba dalam kondisi lingkungan yang hangat,lembab,dan aerobic dan anaerobic sedangkan pengomposan adalah proses dimana bahan organic mengalami penguraian secara biologis , khususnya oleh mikroba mikroba yang memanfaatkan bahan organiksebagai sumber energy. Membuat kompos adalah mengatur dan mengontrol proses alami tersebutagar kompos dapat terbentuk lebih cepat. Proses ini meliputi membuat campuran bahan yang seimbang, pemberian air yang cukup, mengatur aerasi dan penambahan aktivator pengomposan.

 

Manfaat Kompos

                Kompos dapat memperbaiki struktur tanah dengan meningkatkan kandungan bahan organic tanah dan akan meningkatkan kemampuan tanah untuk mempertahankan kandungan air tanah. Aktifitas mikroba tanahyang bermanfaat bagi tanaman akan meningkat dengan penambahan kompos .

 

Kompos memiliki banyak manfaat ditinjau dari beberapa aspek

·         Aspek ekonomi

1.       Memiliki nilai jual yang lebih tinggi dari bahan asalnya.

2.       Mengurangi volume /ukuran limbah

·         Aspek lingkungan

1.       Mengurangi polusi udarakarena pembakaran limbahdan pelepasan gas metana dari sampah organic yang membusuk akibat bakteri metagonen ditempat pembuangan sampah

2.       Mengurangi kebutuhan lahan untuk penimbunan

·         Aspek bagi tanah/tanaman

1.       Meningkatkan kesuburan tanah

2.       Memperbaiki struktur dan karekteristik tanah

3.       Meningkatkan kapasitas penyerapan air oleh tanah

4.       Meningkatkan aktivitas mikroba tanah

5.       Meningkatkan kualitas hasil panen ( rasa, nilai gizi dan jumlah panen )

6.       Menyediakan hormone dan vitamin bagi tanaman

7.       Meningkatkan ketersidiaan hara dalam tanah.

 

Faktor yang mempengaruhi proses  Penngomposan yaitu

1.       Jumlah mikroorganiasme/ bakteri pembusuk

2.       Kelembapan

3.       Suhu

Bahan bahan

·         Satu karung daun kering

·         Larutan EM4/ Nasi aking atau nasi basi

·         Air

Alat

·         Karung Goni

·         Tali plastic

·         Gembor

·         Ember

·         saringan

Langkah langkah

·         Langkah awal letakkan satu karung daun kering ketanah atau area yang kering

·         Selanjutnya campurkan nasi basi kedalam satu ember air.  Aduk hingga keduanya larut

·         Lalu, siram larutan ke daun kering secara perlahan, aduk daun kering hingga semua merata

·         Jika sudah lembab, masukkan kembali daun kedalam karung

·         Ikat karung dengan tali plastic (rafia) dan simpan ditempat yang terlindung dari hujan serta diamkan selama seminggu

 

                               PEMBUATAN KOMPOS

Bahan bahan

·          daun kering atau dedaunan

·         100 kg Kotoran ternak

·         Larutan EM4/

·         Air

Alat

·         terpal

·         Gembor

·         Ember

·         Pengaduk atau cangkul

Langkah langkah

·         Langkah awal, letakkan  daun kering ketanah atau area yang kering, dan kotoran ternak dilapisi dari atas secara merata kemudian larutan EM4 disiram secara merata.

·         Selanjutnya langkah awal di ulangi kembali sampai bahan yang disediakan habis.

·         Tutup gundukan kompos dengan menggunakan terpal dengan ketat.

·         Setelah seminggu gundukan di aduk jika terlalu kering bisa disiram kembali dengan air.

·         Kemudian tutup kembali gundukan dengan terpal

·         Pengomposan sudah selesai/ matang jika suhu tidak panas lagi dan tidak berbau