Pemupukan berimbang dapat diartikan sebagai pemupukan yang lengkap (Urea, TSP/SP-36, KCl ) dengan tetap memperhatikan kebutuhan unsur hara mikro. Meskipun dibutuhkan dalam jumlah sedikit, unsur hara mikro (terutama unsur hara mikro esensial) mempunyai peranan penting dalam metabolisme dan proses fisiologis tanaman yang ujungnya berpengaruh terhadap produksi tanaman. Konsep Pemupukan Berimbang dalam budidaya padi sawah harus mempertimbangkan beberapa hal, antara lain :Status hara tanah, kebutuhan tanaman, dan target hasil. Dengan demikian, prinsip berimbang dalam pemupukan padi sawah adalah keseimbangan antara ketersediaan hara yang ada dalam media tumbuh (tanah sawah) dan kebutuhannya bagi tanaman padi.Ada lima faktor yang mempengaruhi keberhasilan pemupukan agar tanaman dapat tumbuh dengan optimal. 1. Tepat jenisTepat jenis yaitu pada saat pemupukan harus tepat dalam menentukan jenis pupuk yang dibutuhkan oleh tanaman. Misalnya pada saat pemupukan tanaman padi, jika tanaman tersebut membutuhkan pupuk N maka harus menggunakan Urea atau jika tanaman tersebut kekurangan unsur P maka perlu diberikan pupuk SP36 atau pupuk lain yang mengandung unsur P. 2. Tepat dosisTepat dosis yaitu saat pemupukan dosis yang diberikan harus tepat atau sesuai dengan kebutuhan tanaman atau yang tertera pada label. Karena pemberian dosis pupuk yang salah akan menyebabkan ketidakefisienan yang dapat menyebabkan kerusakan pada tanaman. Tepat dosis dimaksudkan agar dosis yang diberikan ke tanaman sesuai takaran.3. Tepat WaktuTepat waktu yaitu saat pemberian pupuk yang baik disesuaikan kapan tanaman tersebut membutuhkan asupan lebih unsur hara. Hal ini dimaksudkan agar tanaman dapat tumbuh dan berkembang dengan optimal. Waktu pemupukan biasanya saat sebelum penanaman, saat tanam dan setelah tanam. 4. Tepat tempatTepat tempat yaitu saat pemupukan harus memperhatikan tempat atau lokasi tanaman. Misalnya pada saat pemupukan lokasi pemupukan berada pada ketinggian dan kecepatan angin besar, maka jangan menggunakan pupuk yang berbentuk cair/ disemprot. Pemupukan yang baik juga memperhatikan peletakan pupuk pada tanaman, di sekitar tanaman ataupun di dalam tanah. 5. Tepat cara.Tepat cara maksudnya yaitu saat pemupukan caranya harus benar. Cara pemberian pupuk yang salah akan membuat pupuk terbuang sia-sia ataupun tercuci oleh air dan terdenitrifikasi sehingga tidak dapat digunakan langsung oleh tanaman.