Bakam (12/1/13) “ Apabila saya sudah tidak menjabat lagi, saya akan menjadi Petani, itulah yang disampaikan Bapak Bupati Bangka H. Yusroni pada sambutannya di Acara Rapat Konsolidasi Akbar Kontak Tani Nelayan Andalan (KTNA) Se Bangka Belitung. Mengapa demikian, karena menjadi Petani mempunyai 5 (lima) keuntungan yaitu tidak terikat waktu, tidak ada yang memerintah, sehat, tidak diperiksa KPK, dan hasil dari bertani berkat lanjut Beliau. Dalam sesi dialog dengan Petani, Beliau menyampaikan anggaran untuk bidang pertanian akan bertahap dinaikan minimal sampai dengan 10 % dengan syarat bidang pertanian harus berkontribusi dalam pendapatan daerah. Sebelumnya Kepala Badan Ketahanan Pangan Kabupaten Bangka Pan Budi dalam sambutannya mengatakan Bidang pertanian telah memberikan sumbangan dalam peningkatan perekonomian Bangka sebesar 21 %. Lebih lanjut Pan Budi mengatakan Kelembagaan Petani wajib dikuatkan karena Kelembagaan Petani sangat berperan dalam mensejahterakan petani salah satunya dalam hal mengatur mekanisme pasar sehingga menaikkan nilai tukar Petani. Wakil KTNA Bangka Bintoro dalam sambutannya menjelaskan mengenai KTNA dan menyampaikan harapannya yaitu agar Pemerintah Daerah dapat mengirimkan 100 orang yang terdiri dari petani dan pendamping dari SKPD terkait untuk Pekan Nasional (Penas) KTNA tahun 2014 mendatang di Malang. Pada acara tersebut juga diselenggarakan Lomba Asah Terampil yang diikuti perwakilan Petani dari 8 (delapan) Kecamatan dan 1 (satu) grup perwakilan Kepala Desa. Lomba dimenangkan oleh Petani perwakilan dari Kecamatan Bakam sebagai Juara 1, Petani perwakilan Kecamatan Riau Silip sebagi Juara 2, Perwakilan Kepala Desa sebagai Juara 3, Petani perwakilan Kecamatan Mendo Barat Juara 4. (d.w.)