Pemasaran dalam kegiatan pertanian dianggap memainkan peran ganda. Peran pertama merupakan peralihan harga antara produsen dengan konsumen. Peran kedua adalah transmisi fisik dari titik produksi (petani sebagai produsen) ke tempat konsumen. Namun untuk memainkan kedua peran tersebut petani menghadapi berbagai kendala untuk memasarkan produk pertanian, khususnya bagi petani berskala kecil. Masalah utama yang dihadapi pada pemasaran produk pertanian (misalnya produk tanaman Pangan), menurut Syahza A (2007), antara lain 1. Kesinambungan produksi, 2. Kurang memadainya pasar, 3. Panjangnya saluran pemasaran, 4. Rendahnya kemampuan tawar-menawar, 5. Berfluktuasinya harga, 6. Kurang tersedianya informasi pasar, 5. Berfluktuasinya harga 7. Kurang jelasnya jaringan pemasaran, 8. Rendahnya kualitas produksi, 9. Rendahnya kualitas sumberdaya manusia. Oleh karena itu sebelum petani binaan kita memutuskan untuk tanam apa, sebaiknya kita sarankan untuk membuat perencanaan yang baik, dirancang terkait perencanaan produksi, penanaman dan pemanenan, penyortiran, pengemasan, transportasi, penyimpanan, pengolahan agribisnis, kemudian konsumennya siapa, pemasarannya kemana, dan seterusnya agar bisa meningkatkan nilai tambah. Selain itu harus dipikirkan tantangan yang akan dihadapi dan jalan keluarnya bagaimana, kiranya perlu diantisipasi. Pemasaran menjadi salah satu elemen yang sangat penting untuk menunjang suatu keberhasilan dalam menjalankan usahatani. Dengan menerapkan strategi pemasaran yang baik, maka usahatani akan dapat menghasilkan pemasukan atau pendapatan sesuai dengan keinginan petani. Ada berbagai cara dalam menjual produk pertanian seperti: 1. Penjualan langsung; 2. Komunitas; 3. Restoran atau hotel; 4.Marketplace; 5.Media sosial. Selain itu juga bisa ditempuh dengan mengikuti kegiatan acara PENAS KTNA yang diadakan oleh KTNA; Melalui Multi Media yang ada; investor atau perusahaan yang bergerak dibidang hasil pertanian seperti group Agro.corp; Melakukan sosialisai/ pengenalan produk kepada masyarakat sekitar lingkungan tempat tinggal kita dan sebagainya.Sementara menurut Syahza A(2007), Untuk mengatasi masalah pemasaran produk pertanian yang dialami oleh petani, perlu dipikirkan paradigma baru Salah satu alternatif pemecahannya adalah memberdayakan Lembaga ekonomi pedesaan melalui koperasi. Koperasi dapat untuk mengembangkan usaha agribisnis skala kecil Tanpa koperasi tidak mungkin agribisnis kecil dapat berkembang. Koperasi inilah yang akan berhubungan dengan pengusaha besar. Demikian juga Fitria mengungkapkan: Koperasi pemasaran merupakan solusi bagi petani dalam mengatasi permasalahan pemasaran, karena fakta dilapangan bahwa sebagian petani yang ada di Indonesia mengalami kesulitan dalam hal memasarkan, sedangkan di sisi lain koperasi pemasaran bisa dijadikan solusi untuk mengatasi permasalahan tersebut, melihat bahwa prinsip dari koperasi adalah dari anggota kembali ke anggota, yang mana mengandung arti bahwa koperasi ingin menyejahterahkan anggotanya, semua anggota memiliki peranan untuk bersama-sama memajukan koperasi, yang mana nantinya hasil laba koperasi akan bisa dinikmati oleh anggotanya kembali. Kegiatan dalam koperasi pemasaran adalah berhubungan dengan pemasaran produk, sehingga hal tersebut bisa membantu para petani agar semakin bijaksana dalam mengambil keputusan dalam memasarkan produknya. Koperasi pemasaran bisa menarik minat petani untuk bergabung antara lain melalui pemasaran terhadap keberadaan koperasi pemasaran itu sendiri. Dalam koperasi dilakukan pengolahan hasil (sortiran, pengolahan, pengepakan, pemberian label, dan penyimpanan) sesuai dengan permintaan dan kebutuhan pasar. Koperasi juga berperan sebagai media informasi pasar, apakah menyangkut dengan peluang pasar, perkembangan harga, dan daya beli pasar. Melalui informasi pasar koperasi harus dapat menciptakan peluang pasar produk produk pertanian, sehingga petani tidak ragu untuk melakukan kegiatan usahatani mereka karena ada jaminan dari koperasi bahwa produk mereka akan ditampung. Kegiatan ini akan merangsang partisipasi anggota terhadap koperasi, yang pada hakikatnya terjadi kesinambungan usaha koperasi. Dengan adanya koperasi bisa juga memberikan/mengikutkan pelatihan kepada anggotanya dalam melakukan pemasaran. Serta berperan mengenalkan kepada anggotanya tentang digitalisasi, dengan berkembangnya teknologi yang begitu cepat sehingga melalui koperasi masalah yang dihadapi oleh petani dapat teratasi. Disamping itu, dalam pemasaran perlu dipikirkan strateginya juga agar dapat berhasil dalam usaha taninya. Ada beberapa strategi yang bisa dilakukan antara lain: Ketahui Target Pasar Anda Sebelum Mulai Menerapkan Strategi Pemasaran Produk Anda; Optimalkan Strategi Pemasaran Dengan Menggunakan Social Media; Menawarkan Produk Secara Gratis Adalah Salah Satu Contoh Strategi Pemasaran Yang Efektif; Memilih Tempat Strategis Adalah Salah Satu Cara Memasarkan Produk Yang Tepat; Memberi Insentif untuk Rekomendasi; Menjalin Hubungan Baik dengan Konsumen; Manfaatkan Teknik Pemasaran Mulut ke Mulut Memahami Siapa Target Pasar; Membuat Anggaran Dana Promosi; Mengoptimalkan Sosial Media Sebagai Pemasaran; Menawarkan Sampel Produk; Menjalankan Dropship atau Reseller; Menjalin Hubungan Baik dengan Pelanggan; Memanfaatkan Strategi Digital Marketing. Perlu diperhatikan juga bahwa strategi pemasaran bukan yang paling menentukan keberhasilan, karena kalau dalam pelaksanaannya tidak bagus maka akan bisa mengalami kegagalan. Oleh karena itu selain strategi dijalankan, perlu kerja keras, rajin, ulet dan disiplin. Kesimpulan Pemasaran melalui koperasi bisa menjadi solusi dalam pemasaran produk produk pertanian di pedesaan Strategi pemasaran bukan yang paling menentukan keberhasilan kalau dalam pelaksanaannya tidak bagus, maka diperlukan kerja keras, rajin, ulet dan disiplin. Yulia Tri S yuliatrisedyowati@gmail.com Pustaka: Syahza A (2007), Model Pemasaran Produk Pertanian Berbasis Agribisnis Sebagai Upaya Percepatan Pertumbuhan Ekonomi Pedesaan Lembaga Penelitian Universitas Riau, Pekanbaru Fitria, Koperasi Pemasaran Dan Pemasarannya Sebagai Daya Tarik Dan Smart Solution Bagi Petani, Universitas Negeri Malang https://www.jurnal.id/id/blog/strategi-pemasaran-produk-yang-harus-anda-coba/ https://pertanian.sariagri.id/55395/lima-cara-efektif-petani-skala-kecil-menjual-hasil-pertanian https://www.pangannews.id/berita/1625556935/kunci-sukses-