Loading...

KOTORAN BURUNG PUYUH SEBAGAI PAKAN TERNAK

KOTORAN BURUNG PUYUH SEBAGAI PAKAN TERNAK
Burung puyuh sebagai hasil utamanya adalah telur, namun juga menghasilkan produk ikutan (by product) dan limbah (waste). Limbah ternak merupakan sisa buangan dari suatu kegiatan pemeliharaan ternak. Usaha ternak burung puyuh disatu sisi dapat memberikan manfaat yang besar bila dilihat dari perannya sebagai penyedia protein hewani, namun disisi lain dapat menjadi penyebab timbulnya pencemaran. Ternak burung puyuh menghasilkan kotoran ternak berupa feses dan urine. Kotoran ternak burung puyuh selain menghasilkan bau yang tidak sedap, dapat mencemari lingkungan, mengganggu pemandangan dan bisa menjadi vector penyakit.dari kedua faktor tersebut, maka langkah yang paling baik kita lakukan adalah daur ulang kembali dengan memanfaatkan kotoran ternak unggas dalam hal ini adalah kotoran ternak burung puyuh, sebagai pakan ternak Kotoran ternak burung puyuh selama ini terbatas penggunaannya yaitu untuk pupuk tanaman dan pupuk kolam, pdahal kotoran burung puyuh dapat digunakan sebagai sumber bahan pakan yang baik untuk ternak: ayam, sapi, domba, babi dan untuk puyuh itu sendiri, karena nilai gizi kotoran burung puyuh tidak kala dengan sumber bahan pakan lainnya. Kotoran burung puyuh yang akan digunakan sebagai bahan pakan ternak perlu diolah terlebih dahulu agar kualitasnya baik dan terhindar dari organisme yang membahayakan, seperti bakteri, jamur dan sisa pestisida. PROSES PENGOLAHAN Tujuan pengolahan adalah untuk menghilangkan bibit penyakit, telur-telur cacing dan residu obat-obatan agar tidak berpengaruh negatif terhadap ternak. Salah satu cara pengolahan adalah pengeringan. Pengeringan kotoran burung puyuh dapat dilakukan dengan memakai pemanasan langsung dari sinar matahari atau memakai oven, namun dengan menggunakan pemanasan langsung dari sinar matahari lebih baik karena kehilangan akan zat gizi lebih sedikit dibandingkan dengan pemanasan memakai oven, disamping itu biayanya lebih murah. Untuk pengeringan dengan sinar matahari harus disediakan tempat pengeringan dari seng. Plastik atau langsung disebarkan dilantai semen. Pengeringan dilakukan selama satu minggu dan selama itu pula kotoran dibolak-balik hingga kotoran kering betul dan bau dari kotoran itu sudah berkurang. Setelah kotoran tadi dikeringkan lalu dibersihkan dari cangkang, bulu-bulu serta benda-benda lainnya. Kotoran burung puyuh yang sudah kering dan bersih kemudian digiling dan siap digunakan sebagai bahan pakan. Kotoran burung puyuh yang sudah dukeringkan adalah sutau bahan makanan yang dianggap inkonvensional dan dapat dipakai salah satu bahan penyusun makanan ternak, tanpa adanya kompetisi dengan manusia relatif mudah didapat dan murah harganya. Penyusun : Sad Hutomo Pribadi Sumber : Balibangtan.