Loading...

Kripik Buah Nangka

Kripik Buah Nangka
Normal 0 false false false IN X-NONE X-NONE Membuat keripik buah nangka 1. Pendahuluan Di wilayah pedesaan masih tersedia pekarangan yang cukup luas. Dalam pekarangan tersebut terdapat berbagai macam tanaman baik perkebunan maupun tanaman buah-buahan. Diantara tanaman yang ada terdapat tanaman buah nangka yang jumlahnya cukup banyak. Diamping tanaman nangka yang sudah ada, di wailayah kecamatan Lendah Kulon Progo mendapatkan program pengembangan tanaman nangka dari Dinas Pertanian Daerah Istimewa Yogyakarta. Permasalahan yang muncul di masyarakat di antaranya adalah: ketika musim panen nangka, buah nangka tersedia melimpah sehingga harga turun. Sedangkan buah nangka tidak bisa disimpan lama untuk tunda jual. Selain itu, nagka muda juga hanya dimanfaatkan sebatas sebagai bahan baku gudeg atau untuk sayur nangka. Pengolahan buah nangka diharapkan dapat meningkatkan nilai tambah buah nangka. Selain itu juga dapat memperpanjang umur simpan buah nangka. Salah satu pengolahan nangka adalah dibuat keripik nagka. 2. Isi Untuk membuat keripik nangka kita membutuhkan nangka dengan kualitas terbaik agar hasil keripik yang kita buat juga baik. Bahan : 1 Kg daging buah nangka segar yang tidak terlalu matang atau mengkal 2. 1 1/2 liter air bersih 3. 75 gram garam dapur yang beryodium 4. 150 gram gula pasir 5. 100 gram kapur sirih yang telah dilarutkan (air kapur sirih) 6. 2 liter minyak goreng Cara Pembuatan : 1. Belahlah daging buah nangka kemudian sisihkan bijinya, 2. Potonglah kedua ujung daging buah nangka yang telah dibelah. 3. Rendamlah daging buah nangka yang telah di potong-potong ke dalam air kapur sirih. Hal ini bertujuan untuk menghilangkan getah dari buah nangka yang masih melekat pada daging buah. 4. Selanjutnya cuci bersih buah nangka, bila perlu dengan air mengalir. 5. Masukkan daging buah nangka ke dalam mesin vacuum frying (mesin penggoreng hampa udara), goreng menggunakan minyak yang banyak dan terlebih dahulu dipanaskan dengan suhu yang tidak melebihi 90 derajat Celcius. Hal ini bertujuan untuk mengurangi kadar air pada daging buah nangka, sehingga keripik yang kita hasilkan akan gurih dan renyah. 6. Goreng hingga matang dengan tanda buih semakin berkurang dan menghilang. 7. Angkatlah buah nangka yang telah matang kemudian tiriskan. Anda juga dapat menggunakan mesin peniris minyak. Penirisan ini bertujuan agar keripik nangka yang kita buat tidak cepat tengik. 8. Simpanlah keripik nangka pada wadah yang kedap udara, hal ini bertujuan agar kerenyahan dari keripik nangka tetap terjaga. 9. Bagi anda yang tidak memiliki penggorengan vacuum, bukan berarti anda tidak dapat membuat keripik nangka. Anda bisa menggunakan wajan biasa. 10. Ketika anda menggoreng buah nangka, gunakan minyak goreng yang banyak hingga keseluruhan buah nangka terendam seluruhnya. Serta penggorengan dilakukan dengan api yang besar. 11. Goreng hingga matang dan kering dengan tanda buih sudah mulai berkurang bahkan menghilang. 12. Angkatlah keripik nangka yang telah kering kemudian tiriskan hingga benar-benar kering. 13. Simpanlah ke dalam wadah atau kantong plastik yang kedap udara untuk menjaga kerenyahan keripik nangka. 3. Kesimpulan Dengan pengolahan lebih lanjut diharapkan dapat menambah nilai jual buah nangka, dapat meningkatkan umur simpan, memudahkan dalam penyimpanan dan pengiriman ke daerah lain dan mendukung deversifikasi pangan local. Itulah beberapa langkah dalam membuat keripik nangka. Semoga artikel di atas dapat bermanfaat bagi anda semua. admin KP$K Kab. Kulon Progo /* Style Definitions */ table.MsoNormalTable {mso-style-name:"Table Normal"; mso-tstyle-rowband-size:0; mso-tstyle-colband-size:0; mso-style-noshow:yes; mso-style-priority:99; mso-style-qformat:yes; mso-style-parent:""; mso-padding-alt:0cm 5.4pt 0cm 5.4pt; mso-para-margin-top:0cm; mso-para-margin-right:0cm; mso-para-margin-bottom:15.0pt; mso-para-margin-left:0cm; text-align:center; mso-pagination:widow-orphan; font-size:11.0pt; font-family:"Calibri","sans-serif"; mso-ascii-font-family:Calibri; mso-ascii-theme-font:minor-latin; mso-hansi-font-family:Calibri; mso-hansi-theme-font:minor-latin; mso-ansi-language:EN-US; mso-fareast-language:EN-US;}