Blimbingsari adalah kawasan Wisata hunian dimana di sepanjang tebing di pantai selatan terdapat vila dan hotel mewah. Kawasan ini masih belum begitu ramai seperti kawasan Kuta, Lingkungan Masih Asri belum banyak pendatang. Disinilah berdiri KWT Blimbingsari sebagai organisasi pemberdayaan Wanita, sebagai pendamping dari Subak Abian Blimbingsari Pecatu. Pada Tahun 2019 KWT ini mendapat Giliran untuk melaksanakan Proyek KRPL sebagai usaha pengembangan Pertanian di lahan Pekarangan. Untuk itu pembinaan awal dilaksanakan pada tanggal 22 Agustus 2019 bertempat di Balai Subak Blimbingsari Pecatu. Dalam Proyek ini akan dikembangkan tanaman rumahtangga antara lain, Bibit Cabai 125 pohon, Terong ungu 125 pohon, Tomat 125 Pohon, Belimbing Madu 125 dan Jambu Kristal 125 pohon. Tanaman ini adalah merupakan rangsangan agar minat Ibu KWT tertarik untuk melaksanakan budidaya Pertanian di lahan Pekarangan. dan akan dibina lebih lanjut mengenai persiapan lahan dan evaluasi. Kegiatan ini didampingi oleh PPL yang mewilayahi dan dievaluasi keberhasilaanya, serta diharapkan berlanjut dan semakin berkembang menjadi kawasan pertanian yang lebih luas. Hadir dalam pembinaan ini Pembina KWT dari Kabupaten Badung, Ka UPT Kec. Kuta Selatan dan Staf, PPL, Kelian Banjar Dinas Tambyak dan Kelian Subak Blimbingsari I Nengah Sujana,SP (Penyuluh Pertanian Madya)