Bathin Solapan - Juni 2025 Poktan Karya Mandiri Desa Boncah Mahang Kecamatan Bathin Solapan yang dipimpin oleh Bapak Erwanto yang mengusahakan lahan seluas + 5 Ha, sangat tersanjung dengan adanya kunjungan dari UPT. BPP Kecamatan Bathin Solapan yang dipimpin oleh bapak Yuhandri beserta Penyuluh Pertanian kecamatan Bathin Solapan. Pada saat ini Bapak Erwanto sedang melaksanakan Budidaya Cabai Merah yang berumur + 2 bulan, seluas + 1 Ha. Tanaman Cabai Merah merupakan tanaman yang utama yang sering diusahakan oleh Bapak Erwanto dan kawan-kawan dilahan pertanian miliknya, sehingga untuk komoditi Cabai Merah Bapak Erwanto memiliki segudang pengalaman dalam hal Teknis Budidaya Cabai Merah. Akan tetapi dengan pengalaman yang banyak tidak menyebabkan Budidaya Cabai Merah tidak menemui kendala-kendala yang dapat menurunkan hasil produksi. Hal ini diperlukan adanya pendampingan dari Penyuluh Pertanian agar memberikan pencerahan tentang Teknis Budidaya Cabai Merah. Curah Pendapat, konsultasi dan tanya jawab sangatlah diperlukan untuk mengatasi permasalahan-permasalahan tentang Percabaian. Hal ini disebabkan oleh karena tanaman Cabai merupakan tanaman yang paling sulit untuk dibuididayakan dibandingkan tanaman hortikultura lainnya. Banyak faktor yang dapat menyebabkan kegagalan dalam Budidaya Cabai Merah antara lain : serangan hama dan penyakit tumbuhan, kondisi cuaca, kualitas benih tanaman, Kurangnya modal usaha, kondisi tanah. Keterbatasan pengetahuan dan lain-lain. Hama dan Penyakit, Cabai rentan terhadap berbagai hama seperti kutu daun, ulat, lalat buah dan lain-lain, serta penyakit seperti antraknosa, busuk akar, patek, virus kuning dan lain-lain. Kualitas Benih, Benih yang kurang berkualitas dapat menyebabkan pertumbuhan tanaman yang tidak optimal dan hasil panen yang rendah. Permasalahan Cuaca, perubahan cuaca yang ekstrim seperti kekeringan atau curah hujan yang tinggi dapat mempengaruhi pertumbuhan tanaman dan dapat menyebabkan gagal panen. Kurangnya modal, petani seringkali menghadapi permasalah modal untuk membeli benih, pupuk, mulsa, pestisida, dan peralatan yang dibutuhkan untuk budidaya cabai. Kondisi Tanah, pH tanah yang kurang ideal, drainasi yang buruk, dan kurangnya unsur hara dapat menghambat pertumbuhan tanaman.. Keterbatasan Pengetahuan, petani mungkin kurang mengetahui tentang jenis hama dan penyakit yang menyerang cabai serta pengendalian yang tepat untuk mengatasinya. Kerusakan Hasil Panen, buah cabai yang rusak akibat hama, penyakit atau penanganan yang kurang tepat selama pasca panen juga dapat mengurangi nilai jual. Rendahnya Daya Tawar, petani seringkali kesulitan dalam memasarkan hasil panen mereka dan terpaksa menjual dengan harga yang ditetapkan oleh pengepul atau tengkulak. Untuk itu untuk mengatasi permasalahan-permaslahan yang dihadapi para petani cabai perlu adanya dukungan pihak terkait yaitu pemerintah, yaitu Penyuluh Pertanian mengenai Teknis Budidaya yang baik, pengendalian hama dan penyakit serta manajement pemasaran, pelatihan, modal usaha, sarana produksi dan daya dukung imfrastruktur lainnya. Penulis : Tengku Amirsyah, S.P (Penyuluh Pertaniaan Kec. Bathin Solapan Kab. Bengkalis Prov. Riau) Juni 2025