Dalam rangka meningkatkan pengetahuan anggota kelompok tani se-Desa Parasangang Beru Kecamatan Turatea Kabupaten Jeneponto, Gapoktan Mujur mangadakan Kunjungan Lapang ke Balai Proteksi Tanaman Pangan dan Hortikultura Provinsi Sulawesi Selatan dan Kelompok Tani Sumber Rejeki Desa Toddopulia Kecamatan Tanralili Kabupaten Maros. Acara ini dilaksanakan tanggal 7 Maret 2012 dan diikuti 25 orang petani dan 5 orang Penyuluh. Anshar Syarif, ketua Gapoktan Mujur mengatakan, dengan adanya kegiatan ini, diharapkan para anggota kelompok tani/ gapoktan mendapatkan tambahan pengetahuan dalam budidaya padi dan cabe, khususnya pengendalian hama dan penyakit tanaman secara terpadu. Bertempat di Aula Balai Proteksi, Ir. Gaffar selaku Kepala Bidang yang mewakili Kepala Balai, menyambut baik acara kunjungan ini dan sangat apresiatif, semoga para peserta bisa mengenal lebih jauh hama dan penyakit tanaman dan mempelajari cara - cara pengendalian/ pencegahan hama dan penyakit secara terpadu, baik untuk komoditi pangan maupun hortikultura. Selanjutnya, dengan dibimbing Bapak Sirajudin, SP, tenaga fungsional/ POPT, para peserta mempelajari berbagai hama, penyakit dan organism pengganggu utama tanaman padi (wereng coklat, wereng hijau, kresek, tikus, keong mas) serta cara pengendaliannya, baik dengan memperbaiki cara budidaya, penggantian varietas tahan penyakit maupun pengendalian secara alami/pestisida nabati. Lokasi kedua kunjungan lapang adalah Kelompok Tani Sumber Rejeki. Ketua Poktan, M. Yahya merupakan Petani Berprestasi Tingkat Nasional 2010. Poktan ini mempunyai PPAH, Pos Penyuluhan Agensi Hayati binaan dari Balai Proteksi Hama dan Penyakit Tanaman Pangan dan Hortikultura Propinsi Sulawesi Selatan. PPAH merupakan Laboratorium tempat belajar yang cukup efektif, peserta dapat mempelajari dan praktek cara pembuatan Pestisida Nabati yang berfungsi pula untuk pengendalian hama penyakit (PHT) yang ramah lingkungan. (Khusnul Yaqin, STP)