Kegiatan Sekolah Lapang Tematik di Kecamatan Lalonggasu Meeto diisi dengan pelaksanaan kursus tani budidaya tanaman hortikultura yang diikuti oleh para petani setempat. Kegiatan ini menghadirkan Penyuluh Pertanian Lapangan (PPL) Kecamatan Lalonggasu Meeto serta perwakilan dari Pupuk Indonesia sebagai pemateri, dengan tujuan meningkatkan pengetahuan dan keterampilan petani dalam mengelola tanaman hortikultura secara tepat dan berkelanjutan.
Dalam kursus tani tersebut, PPL Kecamatan Lalonggasu Meeto menyampaikan materi teknis budidaya hortikultura mulai dari persiapan lahan, pemilihan benih unggul, teknik penanaman, pengaturan jarak tanam, hingga pemeliharaan tanaman. PPL juga menekankan pentingnya penerapan teknologi budidaya yang sesuai dengan kondisi lahan dan lingkungan setempat agar produktivitas tanaman dapat optimal.
Sementara itu, pemateri dari Pupuk Indonesia memberikan penjelasan terkait pemupukan berimbang dan penggunaan pupuk yang tepat sasaran, tepat dosis, tepat waktu, dan tepat cara. Petani dibekali pemahaman mengenai jenis-jenis pupuk, fungsi unsur hara, serta strategi pemupukan yang efektif untuk mendukung pertumbuhan dan hasil tanaman hortikultura.
Kegiatan berlangsung secara partisipatif dengan diskusi dan tanya jawab antara pemateri dan peserta. Para petani tampak antusias mengikuti kursus tani ini karena materi yang disampaikan bersifat praktis dan dapat langsung diterapkan di lahan usaha tani masing-masing.
Penyelenggaraan kursus tani dalam rangka Sekolah Lapang Tematik ini diharapkan mampu meningkatkan kapasitas petani, mendorong penerapan budidaya hortikultura yang ramah lingkungan, serta meningkatkan hasil dan kualitas produksi. Melalui sinergi antara PPL Kecamatan Lalonggasu Meeto dan Pupuk Indonesia, kegiatan ini menjadi salah satu upaya nyata dalam mendukung pengembangan sektor hortikultura dan ketahanan pangan di wilayah Kecamatan Lalonggasu Meeto.